Arus Balik Lebaran 2026, ASDP Catat 60% Pemudik Telah Menyeberang dari Sumatera ke Jawa

banner 468x60
Arus balik Sumatera-Jawa ramai namun terkendali, ASDP catat 60% pemudik telah kembali dari Sumatera ke Jawa. (Foto: Dok ASDP)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Arus balik Angkutan Lebaran 2026 masih berlangsung. Pergerakan pemudik dari Sumatera menuju Jawa menunjukkan intensitas tinggi namun dalam kondisi yang terkendali. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan berjalan optimal demi menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebutkan bahwa pola arus balik tahun ini cenderung lebih merata. Kondisi ini menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional, khususnya di lintasan utama penyeberangan.

“Distribusi arus yang lebih merata menjadi fondasi penting dalam menjaga kelancaran layanan.

“Dukungan kesiapan armada, optimalisasi operasional, serta kesadaran masyarakat untuk menghindari periode puncak sangat menentukan keberhasilan layanan penyeberangan,” ujarnya, dikutip dari laman KabarBUMN, Minggu (29/3/2026).

Berdasarkan data Posko Bakauheni, jumlah kumulatif penumpang yang kembali ke Jawa sejak 22 hingga 27 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+5) mencapai 543.440 orang. Angka ini setara dengan sekitar 60 persen dari total 898.864 pemudik yang berangkat dari Jawa saat periode arus mudik (H-10 hingga H).

Sementara itu, jumlah kendaraan yang telah kembali tercatat sebanyak 144.039 unit atau sekitar 60 persen dari total 239.920 unit kendaraan saat masa mudik. Data tersebut menunjukkan masih ada sekitar 40 persen pemudik yang diperkirakan akan kembali dalam beberapa hari ke depan.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP terus memperkuat kesiapan operasional dengan strategi adaptif berbasis kondisi lapangan.

Sejumlah langkah dilakukan, mulai dari penyesuaian pola operasi kapal sesuai tingkat kepadatan, pengalihan arus kendaraan secara situasional, hingga penerapan delaying system terintegrasi di beberapa buffer zone guna mengurai antrean.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa kebijakan stimulus turut berperan penting dalam mendistribusikan arus balik secara lebih merata. Penerapan tarif tunggal di Pelabuhan Bakauheni pada 23–29 Maret 2026 serta program diskon tiket pada 12–31 Maret 2026 dinilai memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat.

“Hingga 26 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp24,2 miliar atau 68,08 persen dari target. Tingkat realisasi pengguna yang telah boarding bahkan mencapai 93,98 persen.

“Ini menunjukkan tingginya respons masyarakat terhadap kebijakan yang kami hadirkan,” jelas Windy.

Secara keseluruhan, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa sejak H-10 hingga H+5 mencapai 977.990 orang, meningkat 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, total kendaraan tercatat 234.430 unit, naik 9,1 persen. Adapun pergerakan dari Jawa menuju Sumatera mencapai 1.175.918 penumpang atau meningkat 2,9 persen, dengan total kendaraan sebanyak 300.717 unit, tumbuh 6,5 persen dibandingkan tahun lalu.

Dengan berbagai strategi yang dijalankan, ASDP optimistis layanan penyeberangan akan tetap terjaga hingga akhir periode arus balik. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *