Sukoharjonews.com – Apple telah mengumumkan Apple Watch Seri 11, yang memperkenalkan notifikasi hipertensi, pelacakan skor tidur, dan dukungan konektivitas 5G. Model baru ini memiliki desain yang lebih tipis, daya tahan baterai yang lebih lama, dan daya tahan yang ditingkatkan, yang bertujuan untuk menjadi perangkat kesehatan dan kebugaran yang lebih komprehensif.
Spesifikasi Apple Watch Seri 11
Dikutip dari Gizmochina, Jumat (12/9/2025), Seri 11 dapat mendeteksi potensi tekanan darah tinggi kronis dengan menganalisis pola respons pembuluh darah selama 30 hari menggunakan sensor jantung optiknya. Apple melatih kemampuan ini menggunakan pembelajaran mesin pada data dari lebih dari 100.000 partisipan, dan kemudian memvalidasinya melalui studi klinis yang melibatkan 2.000 pengguna.
Fitur ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi lebih dari 1 juta kasus hipertensi yang tidak terdiagnosis dalam tahun pertamanya. Fitur ini akan diluncurkan akhir bulan ini di lebih dari 150 negara, dengan persetujuan regulator.
Apple telah memperkenalkan sistem skor tidur baru yang mengukur kualitas istirahat berdasarkan faktor-faktor seperti durasi tidur, tahapan tidur, dan konsistensi waktu tidur. Skor tersebut dapat dilihat langsung di jam tangan, melalui widget Smart Stack, dan di aplikasi Kesehatan iPhone untuk pelacakan tren jangka panjang. Apple mengembangkan algoritma ini menggunakan rekomendasi tidur dari asosiasi medis terkemuka dan menganalisis lebih dari 5 juta malam data tidur untuk membangunnya.
Watch Series 11 kini mendukung 5G. Apple mendesain ulang sistem antena untuk meningkatkan kekuatan sinyal, terutama di area dengan jangkauan yang buruk. Perangkat ini juga mendukung pengisian daya cepat, dengan pengisian daya 15 menit yang dapat digunakan hingga 8 jam. Total daya tahan baterai mencapai 24 jam dalam penggunaan normal dan 38 jam dalam Mode Daya Rendah.
Versi aluminium dari jam tangan ini kini menggunakan kaca Ion-X yang diperbarui, yang menawarkan ketahanan gores dua kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya. Varian titanium tetap menggunakan layar kristal safir untuk meningkatkan daya tahan. Kedua model dilengkapi layar Always-On Retina LTPO OLED yang mampu mencapai kecerahan puncak hingga 2.000 nits.
Jam tangan ini ditenagai oleh S10 SiP terbaru dengan prosesor dual-core 64-bit dan Neural Engine 4-core. Sistem operasinya mencakup watchOS 26, yang menambahkan antarmuka yang didesain ulang dengan efek Liquid Glass, tampilan jam baru, dan aplikasi yang diperbarui. Pembaruan ini juga menghadirkan fitur-fitur seperti Terjemahan Langsung di Pesan, gerakan pergelangan tangan, Workout Buddy dengan pelatihan berbasis suara, dan Precision Finding untuk iPhone.
Harga dan Ketersediaan
Apple Watch Series 11 tersedia dalam ukuran 42mm dan 46mm. Harga mulai dari USD399 atau Rp6,5 jutaan untuk model GPS dan USD499 atau Rp8,2 jutaan untuk versi GPS + Seluler. Pra-pemesanan sudah dimulai, dan ketersediaan mulai 19 September di lebih dari 50 negara. (nano)
Tinggalkan Komentar