Apple Mendominasi Pasar Smartphone Global pada Tahun 2025, Xiaomi Meraih Posisi Ketiga

banner 468x60
Pasar smartphone global. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Apple muncul sebagai vendor smartphone terkemuka di dunia berdasarkan pengiriman pada tahun 2025, menurut data awal dari Counterpoint Research. Perusahaan ini menguasai 20% pasar global, mencatat pertumbuhan 10% dari tahun ke tahun, tertinggi di antara lima merek teratas.

Peningkatan Premium dan Pasar Berkembang Mendorong Pemulihan 2025
Dikutip dari Gizmochina, Kamis (22/1/2026), pengiriman smartphone global tumbuh 2% pada tahun 2025, menandai tahun pemulihan kedua berturut-turut. Pertumbuhan ini didukung oleh permintaan premium, adopsi 5G yang lebih luas di pasar berkembang, dan opsi pembiayaan yang membuat ponsel kelas atas lebih mudah diakses. Apple melihat momentum yang kuat untuk seri iPhone 17 pada kuartal keempat, sementara iPhone 16 tetap populer di wilayah seperti India, Jepang, dan Asia Tenggara.

Pangsa Penjualan dan Pengiriman Smartphone Global
Samsung berada di peringkat kedua dengan pangsa pasar 19% dan pertumbuhan tahunan 5%. Seri Galaxy A kelas menengahnya tetap menjadi pendorong utama, sementara Galaxy S25 dan Fold 7 membantu mempertahankan daya tarik di kategori premium. Perusahaan ini mencatatkan peningkatan di Jepang tetapi menghadapi tekanan di Amerika Latin dan Eropa Barat.

Xiaomi mempertahankan posisinya di peringkat ketiga dengan pangsa 13%. Merek ini melihat permintaan yang stabil di Asia Tenggara dan Amerika Latin, didukung oleh portofolio smartphone premium dan kelas menengah yang seimbang. Berdasarkan metodologi laporan, Xiaomi kemungkinan akan berada di peringkat pertama dalam pengiriman smartphone di pasar Tiongkok pada tahun 2025.

Vivo berada di peringkat keempat, dibantu oleh pertumbuhan segmen premium dan kinerja offline yang kuat di India. Oppo turun ke posisi kelima setelah mengalami penurunan 4%, terdampak oleh lemahnya permintaan di Tiongkok dan meningkatnya persaingan di seluruh Asia-Pasifik. Pangsa pengiriman gabungan Oppo dan Realme berada di angka 11%.

Analis Counterpoint mengeluarkan prospek yang hati-hati untuk tahun 2026. Mereka memperkirakan pertumbuhan smartphone akan melambat karena kenaikan harga memori dan kekurangan komponen, karena produsen chip mengalihkan sumber daya ke pusat data AI. Apple dan Samsung diproyeksikan tetap tangguh, sementara OEM Tiongkok mungkin menghadapi peningkatan tantangan di sisi pasokan. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *