Sukoharjonews.com – Kentang adalah makanan yang disukai dan sebenarnya sangat baik untuk Anda. Berikut adalah penjelasan dasar tentang manfaat kentang bagi kesehatan.
Dilansir dari health, Rabu (17/1/2024), Kentang adalah makanan yang sangat populer di Amerika Serikat, dan ada banyak cara untuk menikmatinya. Namun Anda mungkin bertanya-tanya apakah mereka sehat.
Kentang terkadang mendapat reputasi buruk sebagai bom pati , tetapi kentang sangat baik untuk Anda. Berikut adalah penjelasan dasar tentang manfaat kentang bagi kesehatan dan cara terbaik menyiapkan sayuran untuk memaksimalkan nilai gizinya.
Kaya Nutrisi
Satu kentang russet panggang berukuran sedang dengan kulit memiliki 164 kalori, 4,6 gram protein, tanpa lemak, 37 gram karbohidrat, dan sekitar 4 gram serat , menurut Departemen Pertanian . Sayuran juga kaya akan nutrisi, termasuk 14,4 miligram vitamin C. Asupan vitamin C harian yang direkomendasikan adalah 75 hingga 90 miligram, menurut Harvard TH Chan School of Public Health .
Menurut artikel yang diterbitkan pada tahun 2021 di jurnal Nutrients , nutrisi lain dari kentang termasuk vitamin B1, yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan manusia; folat, yang membantu produksi sel darah merah; dan vitamin B6 yang bermanfaat bagi banyak penyakit, termasuk anemia.
Kentang juga kaya akan antioksidan. Antioksidan adalah zat yang diketahui dapat mencegah kerusakan sel yang pada gilirannya dapat mencegah penyakit tertentu, menurut National Library of Medicine .
Mendukung Kinerja Latihan
Karbohidrat dan nutrisi yang diberikan kentang menjadikannya sumber bahan bakar yang sangat baik sebelum atau selama berolahraga .
Sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam Journal of Applied Physiology mengamati dampak pure kentang versus gel karbohidrat komersial selama siklus yang berkepanjangan. Para peneliti menemukan bahwa kedua makanan tersebut menghasilkan hasil kinerja yang sama. Selain itu, pure kentang dan gel karbohidrat menghasilkan kadar glukosa darah yang stabil, pencernaan yang lebih mudah, dan kinerja yang lebih baik selama latihan.
Jika Anda mencari pilihan makanan utuh untuk mendukung latihan Anda, pertimbangkan untuk memakan segenggam kentang fingerling atau kentang panggang berukuran kecil hingga sedang sebelum sesi berkeringat.
Dapat Membantu Manajemen Berat Badan
Selain seratnya, kentang juga memasok pati resisten, menurut review tahun 2020 di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics. Pati resisten adalah jenis karbohidrat unik yang tidak dapat dicerna oleh tubuh Anda.
Selain pati tahan pembakar lemak, kentang mungkin menawarkan manfaat lain untuk mengatur berat badan. Sebuah studi tahun 2018 di Nutrients menyatakan bahwa kentang cenderung lebih mengenyangkan dibandingkan karbohidrat bertepung lainnya, seperti pasta dan nasi. Artinya Anda merasa kenyang saat mengonsumsi kentang, yang dapat membantu pengelolaan berat badan.
Tidak Berdampak Negatif pada Gula Darah
Sebuah artikel tahun 2020 yang diterbitkan di jurnal Clinical Nutrition memantau kadar gula darah penderita diabetes tipe 2.
Para peneliti membandingkan makan malam dengan nasi versus kentang dan memantau kadar gula darah para peserta untuk melihat apakah ada perbedaan. Setiap makan mengandung 50% karbohidrat, 30% lemak, dan 20% protein. Para peneliti mengumpulkan sampel darah dari para relawan sebelum, segera setelahnya, dan kemudian setiap 30 menit selama beberapa jam. Para peserta juga memakai monitor glukosa terus menerus untuk menilai kadar glukosa mereka selama tidur.
Studi tersebut tidak menemukan perbedaan yang signifikan antara kentang dan nasi atau olahan kentang. Selain itu, penelitian tersebut menemukan bahwa kentang tidak mengganggu regulasi glukosa darah. Oleh karena itu, peneliti menyimpulkan bahwa kentang cocok untuk penderita diabetes bila dikonsumsi sebagai bagian dari makanan seimbang. (patrisia argi)
Tinggalkan Komentar