
Sukoharjonews.com – Jika Anda kesulitan tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam, ingatlah bahwa Anda dapat mengambil (setidaknya beberapa) masalah ke tangan Anda sendiri. Ada beberapa variabel yang dapat Anda kendalikan untuk meningkatkan tidur yang lebih baik, lebih lama, lebih dalam, dan lebih memulihkan — dan karenanya kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan.
Dikutip dari Real Simple, Minggu (20/11/2022), sebagai permulaan, Anda dapat berhenti menatap ponsel setidaknya satu jam sebelum tidur dan hindari konsumsi kafein di sore dan malam hari. Anda juga harus memastikan kamar tidur Anda segelap mungkin. Serius, lingkungan tidur Anda harus gelap, untuk istirahat yang optimal, menurut penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah PNAS.
Peneliti tidur di Fakultas Kedokteran Feinberg Universitas Northwestern menemukan bahwa paparan bahkan sedikit cahaya sekitar di malam hari dapat berbahaya bagi fungsi kardiovaskular saat Anda tidur dan meningkatkan resistensi insulin keesokan paginya.
Penulis penelitian mengakui bukti ilmiah saat ini dan yang baru muncul bahwa paparan cahaya malam yang berlebihan dapat berdampak negatif pada fungsi metabolisme, yaitu penurunan toleransi glukosa dan penurunan resistensi insulin. Dengan kata lain, paparan cahaya sebelum tidur dapat memengaruhi tidur dan beberapa fungsi fisiologis.
“Mata Anda adalah koneksi langsung Anda ke bagian otak yang mengontrol ritme sirkadian. (Paparan cahaya) ditafsirkan oleh otak untuk memungkinkan reaksi kimia berlangsung untuk siklus tidur yang sehat (atau tidak sehat),” jelas Nilong Vyas, dokter anak bersertifikat.
“Jika ada gangguan cahaya dalam jumlah yang signifikan pada saat tubuh Anda mencoba untuk tidur, itu dapat menyebabkan tidur yang buruk atau siklus tidur yang tidak sehat, yang dapat menyebabkan sejumlah besar masalah medis lainnya,” lanjutnya.
Untuk penelitian tersebut, para peneliti mengambil sekelompok orang dewasa muda yang sehat dan membandingkan data seperti kualitas tidur, detak jantung, dan kadar glukosa mereka selama satu malam tidur di ruangan yang sangat gelap (3 lux, cahaya redup) dan selama satu malam tidur di kamar dengan penerangan sedang (100 lux).
Hasilnya menemukan bahwa tidur di ruangan yang cukup terang dapat meningkatkan detak jantung dan mengaktifkan sistem saraf simpatik saat Anda tidur, dan juga mengganggu kemampuan mengatur glukosa keesokan paginya.
Apa artinya ini bagi Anda? Ini adalah pengingat yang didukung sains untuk tidur di ruangan yang gelap gulita untuk meningkatkan kualitas tidur Anda dan mencegah penyakit. Perhatian untuk menghindari paparan cahaya di malam hari saat tidur mungkin bermanfaat untuk kesehatan kardiometabolik.
Berikut adalah beberapa langkah mudah yang dapat Anda lakukan sebelum tidur:
1. Jangan tertidur dengan TV menyala.
2. Matikan atau lepaskan semua perangkat yang menghasilkan cahaya yang tidak perlu.
3. Pasang beberapa tirai anti tembus pandang yang efektif.
4. Kenakan masker tidur.
5. Jika Anda membutuhkan lampu malam, pilih lampu yang dapat mendeteksi gerakan dan diletakkan rendah, sehingga lampu akan menyala saat Anda beranjak dari tempat tidur.
6. Hindari cahaya putih atau biru; alih-alih pilih cahaya dalam spektrum coklat/merah/oranye, yang tidak terlalu mengganggu. (nano)



Facebook Comments