Sukoharjonews.com – Jagung adalah makanan pokok di India dan musim hujan selalu membuat kita ingin memakannya. Kami suka menikmati jagung dalam berbagai bentuknya – direbus, dijadikan sup, atau dipanggang sebagai bhutta. Bukan rahasia lagi bahwa hidangan berbahan dasar jagung sangat menenangkan. Namun, jika Anda hidup dengan diabetes, Anda tahu bahwa pilihan makanan bisa jadi rumit.
Dikutip dari NDTV Food, Jumat (18/7/2025), Anda mungkin bertanya-tanya apakah jagung aman dikonsumsi dan bagaimana pengaruhnya terhadap kadar gula darah Anda, bukan? Jika Anda memiliki keraguan serupa, Anda berada di tempat yang tepat. Mari kita bahas apakah jagung bisa menjadi bagian dari diet sehat penderita diabetes.
Bolehkah penderita diabetes makan jagung?
Jadi, pertanyaannya adalah: bolehkah penderita diabetes makan jagung? Menurut ahli gizi Deepali Arora, jagung bukan pantangan bagi penderita diabetes. Faktanya, jika dikonsumsi secukupnya dan dalam bentuk yang tepat, jagung dapat menjadi tambahan nutrisi untuk diet ramah diabetes. Jagung merupakan sumber serat, vitamin esensial, mineral, dan antioksidan yang baik. Ingatlah untuk mengontrol porsinya jika Anda ingin menikmati jagung dalam diet diabetes.
Bagaimana cara mengonsumsi jagung?
Jagung dapat menjadi bagian bergizi dari diet diabetes jika disiapkan dan dikonsumsi dengan penuh kesadaran. Alih-alih memilih produk jagung olahan atau hidangan jagung manis, cobalah memasukkan biji jagung utuh atau jagung segar rebus ke dalam makanan Anda. Anda juga bisa memanggang atau merebus jagung, atau menambahkannya ke dalam salad dan tumisan sayuran untuk camilan seimbang dan sehat. Bagian terbaiknya? Anda dapat dengan mudah membuat hidangan berbahan dasar jagung di rumah atau bahkan memesannya dari platform pengiriman makanan daring.
Apakah jagung lebih baik daripada beras untuk diabetes?
Bagi penderita diabetes, jagung mungkin merupakan pilihan yang lebih baik daripada beras karena kandungan seratnya yang lebih tinggi dan dampaknya yang lebih lambat pada kadar gula darah. Deepali mengatakan bahwa serat membantu memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat, yang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara bertahap. Namun, kontrol porsi tetap penting.
Bagaimana cara memasukkan jagung ke dalam diet diabetes?
1. Jagung Bakar Rebus
Nikmati jagung bakar utuh atau rebus dengan perasan jeruk nipis dan taburan herba untuk menambah rasa.
2. Salad dan Tumis
Tambahkan biji jagung segar ke dalam salad, tumisan, atau sayuran tumis dengan protein rendah lemak seperti ayam atau ikan untuk hidangan yang kaya nutrisi.
3. Sup/Semur
Anda juga bisa menggunakan jagung sebagai bahan dasar sup atau semur. Kombinasikan dengan sayuran, kacang-kacangan, dan protein rendah lemak. Rasanya cukup menyehatkan. Jika Anda sedang tidak ingin memasak, Anda bahkan bisa memesan sup jagung secara daring.
4. Jagung Bakar dan Campuran Sayuran
Cara lain untuk menikmati jagung adalah dengan memanggangnya bersama sayuran campuran seperti paprika, zucchini, dan wortel. Jangan lupa untuk membumbuinya dengan herba dan rempah-rempah. (nano)
Tinggalkan Komentar