
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Akumulasi kasus positif corona di Sukoharjo sudah mencapai 15.515 kasus update per 5 Februari 2022. Dari jumlah tersebut, 13. 894 sembuh atau selesai isoman, 1.383 kasus meninggal dan 238 kasus aktif. Dari total kasus yang ada, angka kesembuhan tertinggi ada di Kecamatan Mojolaban dengan angka 92,6% dan angka kematian tertinggi ada di Kecamatan Polokarto dengan angka 11,6%
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati menyampaikan, untuk angka kesembuhan, setelah Mojolaban disusul Kecamatan Bulu 91,7%, Tawangsari dengan 91,7%, dan Kecamatan Nguter 91,2%. Untuk angka kematian, setelah Polokarto disusul Kecamatan Grogol 10,9%, Kecamatan Bendosari 10,7%, dan Kecamatan Sukoharjo 10,2%.
“Hingga saat ini, kasus positif corona secara akumulasi terbanyak ada di Kecamatan Kartasura dengan 2.252 kasus, disusul Mojolaban 2.000kasus, Grogol 1.854 kasus dan Kecamatan Baki 1.738 kasus,” jelas Yunia.
Disinggung untuk 238 kasus aktif, Yunia mengaku saat ini sudah tersebar di 12 kecamatan. Dari 238 kasus aktif, terdiri dari 217 orang menjalani isolasi mandiri dan 21 menjalani rawat inap di rumah sakit. Yunia mengimbau masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan karena tren kenaikan kasus positif terjadi akhir-akhir ini.
Disisi lain, Yunia juga mengatakan pemberian vaksin corona terus diberikan pada masyarakat usia 12 tahun keatas, untuk anak usia 6-11 tahun, serta vaksin booster atau vaksin dosis ketiga. (erlano putra)



Facebook Comments