Angka Kesembuhan Positif Corona Tertinggi di Baki, Angka Kematian Tertinggi di Nguter

Angka kesembuhan, angka kematian dan persentase kasus corona aktif Sukoharjo per 3 April 2021.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Akumulasi kasus positif corona di Sukoharjo sudah mencapai 5.285 kasus. Dari jumlah tersebut, 4.678 sembuh, 364 meninggal dan tersisa 243 kasus aktif. Dilihat angka kesembuhan tertinggi ada di Kecamatan Baki dengan 93,4%, disusul Grogol 92,5%, Mojolaban 91,1% dan Gatak 88,9%.



Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati menyampaikan, untuk angka kematian sendiri, tertinggi ada di Kecamatan Nguter dengan 10,7%. Disusul di Kecamatan Weru 10,4%, Kecamatan Polokarto 10% dan Kecamatan Bendosari 8,8%.

Saat ini, kasus positif corona aktif tinggal 243 kasus yang tersebar di 12 kecamatan. Dari jumlah tersebut, terdiri dari 87 isolasi mandiri, empat isolasi terpusat dan 152 menjalani perawatan di rumah sakit. Sebaran kasus aktif terbanyak masih ada di Kartasura dengan 56 kasus, disusul Sukoharjo 36 kasus, Tawangsari 25 kasus, Bulu 22 kasus, Polokarto 20 kasus.

“Untuk tingkat risiko penularan, Sukoharjo masih kategori sedang atau zona orange. Kami menginbau agar protokol kesehatan tetap dijalankan dengan disiplin,” ujar Yunia.

Kalau secara akumulasi, ujar Yunia, kasus positif corona terbanyak ada di Kartasura dengan 904 kasus. Kemudian dibawahnya Kecamatan Baki 743 kasus, Grogol 745 kasus dan Kecamatan Mojolaban 694 kasus.

Yunia berharap, vaksinasi corona yang terus dilaksanakan dapat menciptakan kekebalan komunal sehingga penyebaran dan penularan kasus dapat ditekan. Saat ini, vaksinasi masih terus dilakukan dengan sasaran petugas layanan publik dan juga lanjut usia (lansia). (erlano putra)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed