Anda Merasa Kesepian? Simak Penjelasan tentang Penyebab, Akibat Kesehatan, dan Cara Mengatasinya

Tips mengatasi kesepian. (Foto: Pinterest)

Sukoharjonews.com – Meskipun definisi umum tentang kesepian menggambarkannya sebagai keadaan menyendiri atau sendirian, kesepian sebenarnya adalah keadaan pikiran. Kesepian menyebabkan orang merasa hampa, sendirian, dan tidak diinginkan. Orang yang kesepian sering kali mendambakan kontak antarmanusia, tetapi keadaan pikiran mereka membuat mereka lebih sulit menjalin hubungan dengan orang lain.

Artikel ini membahas tentang penyebab, konsekuensi kesehatan, gejala, dan kemungkinan pengobatan untuk kesepian yang dikutip dari Very Well Mind, Senin (6/2/2024).

Penyebab Kesepian
Faktor yang berkontribusi terhadap kesepian mencakup variabel situasional, seperti isolasi fisik, pindah ke lokasi baru, dan perceraian. Kematian seseorang yang berarti dalam hidup seseorang juga dapat menimbulkan perasaan kesepian.

Selain itu, ini bisa menjadi gejala gangguan psikologis seperti depresi. Depresi sering kali menyebabkan orang menarik diri dari pergaulan, yang dapat berujung pada isolasi. Penelitian juga menunjukkan bahwa kesepian bisa menjadi faktor yang berkontribusi terhadap gejala depresi.

Kesepian juga bisa disebabkan oleh faktor internal seperti rendahnya harga diri . Orang yang kurang percaya diri sering kali percaya bahwa dirinya tidak layak mendapat perhatian atau penghargaan dari orang lain, sehingga dapat menyebabkan keterasingan dan kesepian kronis .
Faktor kepribadian mungkin juga berperan. Introvert, misalnya, cenderung kurang mengembangkan dan mencari koneksi sosial, yang dapat berkontribusi pada perasaan terisolasi dan kesepian

Risiko Kesehatan Terkait Dengan Kesepian
Kesepian mempunyai berbagai macam dampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental, 7 diantaranya:

• Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan
• Fungsi otak berubah
• Perkembangan penyakit Alzheimer
• Perilaku antisosial
• Penyakit kardiovaskular dan stroke
• Penurunan daya ingat dan pembelajaran
• Depresi dan bunuh diri
• Peningkatan tingkat stres
• Pengambilan keputusan yang buruk

Orang dewasa yang kesepian lebih sedikit berolahraga dibandingkan mereka yang tidak kesepian. Pola makan mereka tinggi lemak, tidur mereka kurang efisien, dan mereka melaporkan lebih banyak kelelahan di siang hari. Kesepian juga mengganggu regulasi proses seluler jauh di dalam tubuh, sehingga membuat orang yang kesepian rentan mengalami penuaan dini.

Apa yang Disarankan Penelitian Tentang Kesepian
Orang yang merasa tidak terlalu kesepian cenderung menikah, memiliki pendapatan lebih tinggi, dan berstatus pendidikan lebih tinggi. Tingkat kesepian yang tinggi berhubungan dengan gejala kesehatan fisik, hidup sendiri, jaringan sosial yang kecil, dan hubungan sosial yang berkualitas rendah.

Teman Dekat Membantu Melawan Kesepian
Memiliki beberapa teman dekat sudah cukup untuk mengusir kesepian dan mengurangi dampak negatif kesehatan yang terkait dengan pola pikir ini. Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kontak tatap muka dengan teman membantu meningkatkan rasa sejahtera.

Kesepian Bisa Menular
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kesepian sebenarnya bisa menular. Penelitian menemukan bahwa orang yang tidak kesepian dan menghabiskan waktu bersama orang yang kesepian lebih mungkin mengembangkan perasaan kesepian.

Tips Mencegah dan Mengatasi Kesepian
Kesepian bisa diatasi. Memang diperlukan upaya sadar untuk melakukan perubahan. Dalam jangka panjang, melakukan perubahan dapat membuat lebih bahagia, lebih sehat, dan memungkinkan memberikan dampak positif kepada orang lain di sekitar.

Berikut beberapa cara untuk mencegah kesepian:
• Pertimbangkan pelayanan masyarakat atau kegiatan lain yang disukai. Situasi ini menghadirkan peluang besar untuk bertemu orang-orang dan membina persahabatan serta interaksi sosial baru.
• Harapkan yang terbaik. Orang yang kesepian sering kali mengharapkan penolakan, jadi cobalah berfokus pada pikiran dan sikap positif dalam hubungan sosial.
• Fokus pada pengembangan hubungan yang berkualitas. Carilah orang-orang yang memiliki sikap, minat, dan nilai yang sama dengan diri sendiri.

• Sadarilah bahwa kesepian adalah tanda bahwa ada sesuatu yang perlu diubah. Jangan berharap segalanya berubah dalam semalam, tapi bisa mulai mengambil langkah-langkah yang akan membantu menghilangkan perasaan kesepian dan membangun koneksi yang mendukung kesejahteraan
• Pahami dampak kesepian pada hidup. Ada dampak fisik dan mental dari kesepian. Jika ingin mengenali beberapa gejala yang memengaruhi perasaan, lakukan upaya sadar untuk melawannya.
• Bergabunglah dengan grup atau buat grup sendiri. Misalnya, dapat mencoba membuat grup pertemuan tempat orang-orang dari daerah yang memiliki minat yang sama dapat berkumpul. Dapat juga mempertimbangkan untuk mengambil kelas di community college, bergabung dengan klub buku, atau mengikuti kelas olahraga.

• Perkuat hubungan saat ini. Membangun koneksi baru memang penting, tetapi meningkatkan hubungan yang sudah ada juga bisa menjadi cara yang bagus untuk melawan kesepian. Coba telepon teman atau anggota keluarga yang sudah lama diajak bicara.
• Bicaralah dengan seseorang yang dapat dipercayai. Menghubungi seseorang yang penting dalam hidup untuk membicarakan apa yang dirasakan adalah hal yang penting. Ini bisa jadi seseorang yang dikenal seperti anggota keluarga, namun mungkin juga mempertimbangkan untuk berbicara dengan dokter atau terapis. Terapi online bisa menjadi pilihan bagus karena memungkinkan menghubungi terapis kapan pun dan dimana pun. (wisnu-mg3/nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar