Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Ancaman musibah kebakaran semakin mengkhawatirkan di Sukoharjo. Terlebih lagi di musim kemarau dimana selalu terjadi peningkatan kasus kebakaran. Disisi lain, saat ini baru ada satu pos mobil pemadam kebakaran, yakni di Sukoharjo kota. Untuk itu, penambahan pos mobil pemadam kebakaran (Damkar) mendesak direalisasikan. Sedikitnya, dibutuhkan tiga pos mobil pemadam kebakaran baru.
“Rencana penambahan pos mobil pemadam kebakaran sudah ada dimana sebagai tahap awal menambah pos di wilayah Kartasura karena tingkat kerawanan musibah kebakaran cukup tinggi,” jelas Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, Kamis (20/6).
Saat ini, ujar Heru, pemadam kebakaran sendiri menginduk pada Satpol PP, tidak lagi dibawah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dalam rangka mengantisipasi ancaman kebakaran tersebut, pihaknya sudah mewacanakan penambahan pos mobil pemadam kebakaran tersebut. Heru mengakui, dengan hanya satu pos di wilayah kota, seringkali penanganan kasus kebakaran terkendala jarak tempuh.
Kondisi tersebut membuat mobil pemadam kadang datang terlambat karena panjangnya jarak tempuh. Belum lagi mobil pemadam harus menghadapi padatnya arus lalulintas dari Sukoharjo Kota menuju lokasi, khususnya di Kartasura. “Soal ini sudah kami laporkan pada Sekda dan Bupati dan diminta untuk ditindaklanjuti,” ujarya.
Heru melanjutkan, untuk pos induk di Sukoharjo Kota akan mengkaver wilayah Sukoharjo, Bendosari, Nguter dan Grogol. Pos kedua ada di wilayah selatan yang mengkaver Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu. Pos ketiga mengkaver wilayah Baki, Gatak dan Kartasura dan pos terakhir atau keempat mengkaver wilayah Mojolaban dan Polokarto.
Terkait hal itu, Heru mengaku saat ini masih dilakukan pembahasan dan survei lapangan. Hal itu terkait dengan lahan yang akan digunakan untuk pos. Dengan penambahan pos tersebut, otomatis dibutuhkan anggaran untuk membangun pos, penambahan armada mobil pemadam, dan juga penambahan personel. Khusus armada, saat ini Sukoharjo memiliki sembilan unit mobil pemadam yang siap. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar