Sukoharjonews.com – Air mawar memiliki banyak manfaat kecantikan. Namun, seperti bahan kecantikan lainnya, air mawar juga tidak boleh dicampur dengan beberapa bahan.
Salah satu pengobatan rumahan paling populer adalah menggunakan air mawar untuk kulit. Air mawar paling umum digunakan sebagai toner kulit alami. Banyak yang percaya pada kekuatan bunga mawar karena air mawar dapat menenangkan kulit dan juga mengangkat kotoran dan debu dari pori-pori.
Dikutip dari Healthshots, Selasa (25/11/2025), namun, terkadang hal itu dapat membahayakan kulit Anda, terutama jika Anda terlalu bereksperimen dan mencoba mencampurnya dengan bahan lain. Meskipun mencampur air mawar dengan gliserin dapat membantu mereka yang memiliki kulit kusam dan kering, ada beberapa bahan yang tidak boleh Anda campurkan dengan air mawar.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang air mawar, Health Shots menghubungi Dr. Jaishree Sharad, seorang dokter kulit kosmetik ternama, penulis, pembicara TEDx, dan pendiri Skinfiniti Aesthetic Skin and Laser Clinic di Mumbai.
Apa itu air mawar?
Air mawar pada dasarnya adalah ekstrak kelopak mawar yang diperoleh melalui distilasi uap, jelas Dr. Sharad. Coba lihat di toko-toko kecantikan, Anda akan menemukannya dikemas dan dijual sebagai astringen, toner, atau semprotan penyegar. Air mawar semakin populer dan menjadi populer di kategori krim wajah, serum, dan masker.
Bagaimana cara menggunakan air mawar?
Untuk menggunakan air mawar untuk kulit, Anda hanya perlu meneteskannya beberapa tetes pada kapas. Kemudian, usapkan ke seluruh wajah setelah mencuci muka dengan pembersih atau sabun cuci muka. Ini akan membantu menyegarkan wajah, sesuatu yang penting dalam rutinitas kecantikan. Karena ada juga semprotan air mawar, semprotkan saja ke wajah. Anda bahkan bisa menyemprotkan air mawar setelah selesai berdandan, saran sang ahli. Anda hanya perlu menyemprotkannya ke wajah lalu membiarkannya.
Kombinasi buruk dengan air mawar
Air mawar sangat lembut di kulit. Tidak terlalu berbahaya karena tidak mengubah pH (potensial hydrogen), yang mengacu pada tingkat keasaman kulit. Namun, hal ini dapat mengiritasi kulit Anda jika dicampur dengan bahan-bahan berikut:
1. Air mawar dengan minyak esensial
Dr. Sharad mengatakan bahwa ia sering melihat orang menggunakan air mawar dengan minyak esensial. Mungkin cocok untuk beberapa orang, tetapi jika Anda alergi terhadap pewangi atau menderita asma atau dermatitis atopik, kulit Anda mungkin bereaksi. Jadi, hindari penggunaan air mawar dengan minyak esensial.
2. Air mawar dengan witch hazel
Witch hazel adalah astringen alami, tetapi para ahli mengatakan bahwa jika dicampur dengan air mawar, terkadang dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kering atau iritasi.
3. Air mawar dengan soda kue
Soda kue dikenal sebagai antiseptik alami dan memiliki sifat antibakteri. Jika dioleskan, dapat membantu mengurangi bakteri penyebab jerawat. Namun, jangan gunakan air mawar dengan soda kue karena akan mengubah pH kulit Anda dan membuatnya lebih kering dan sensitif.
4. Air mawar dengan cuka
Cuka membantu mencerahkan dan mencegah noda dan jerawat, tetapi menggunakannya dengan air mawar dapat mengubah pH kulit Anda.
5. Air mawar dengan perasan lemon
Perasan lemon, yang kaya akan vitamin C, terkadang digunakan untuk mengobati jerawat. Dr. Sharad menyarankan untuk menghindari penggunaan air mawar dengan jeruk nipis atau perasan lemon karena kombinasi ini akan merusak lapisan pelindung kulit dengan mengubah pH kulit Anda.
Air mawar sendiri memang baik untuk kulit, tetapi cobalah untuk tidak mencoba pengobatan rumahan sendiri. Pengobatan rumahan tersebut justru dapat merusak kulit Anda, alih-alih membuat kulit bercahaya. (nano)
Tinggalkan Komentar