Ahli Nutrisi Ungkap Mengapa Makan Terlalu Banyak Bayam Tidak Baik untuk Kesehatan

Makanan favorit Popeye juga bisa menjadi makanan andalan Anda! (Foto: Shutterstock)

Sukoharjonews.com – Siapa sangka makan bayam dalam jumlah berlebihan tidak baik untuk Anda? Sayangnya, itu benar.

Kita selalu familiar dengan sisi baik bayam, bagaimana bayam adalah semua yang kita butuhkan untuk kesehatan yang baik. Memang tidak dapat disangkal bahwa bayam adalah sumber nutrisi yang luar biasa, tetapi sampai sekarang, belum ada yang benar-benar memberi tahu kita tentang bagaimana overdosisnya dapat berdampak negatif pada kita. Hari ini, kami di sini untuk memberi tahu Anda mengapa makan terlalu banyak bayam tidak baik untuk Anda!

Dilansir dari Healthshots, Kamis (14/5/2026), pertama, mari kita cari tahu lebih banyak tentang komposisi nutrisinya. 100 gram bayam mengandung:

– Kalori: 23
– Total lemak: 0,4 gm
– Natrium: 79 mg
– Karbohidrat: 3,6 gm
– Serat: 2,2 gm
– Gula: 0,4 gm
– Protein: 2,9 gm

Bayam kaya akan nutrisi dan antioksidan serta menawarkan berbagai manfaat, tetapi hanya jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.

“Bayam sangat sehat dan meningkatkan kesehatan mata, mencegah kanker, menurunkan tekanan darah, mengurangi stres oksidatif, memperkuat tulang, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan jantung, dan membuat Anda tetap berenergi dalam waktu lama,” jelas ahli gizi dan ahli diet Manisha Chopra.

Tetapi Anda juga perlu mengetahui efek negatifnya:

Ms. Chopra mengungkapkan lima alasan mengapa makan bayam berlebihan dapat menjadi masalah

1. Membatasi penyerapan kalsium Anda
Bayam mengandung asam oksalat. 1. Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak bayam, asam oksalat akan berikatan dengan kalsium dan membentuk oksalat (garam yang tidak larut) di usus Anda. Garam-garam ini membatasi penyerapan kalsium oleh tubuh Anda.

2. Anda mungkin mengalami batu ginjal
Bayam termasuk sayuran hijau yang mengandung asam oksalat paling banyak. Mengonsumsi terlalu banyak bayam dapat menyebabkan pembentukan kalsium oksalat, yang dapat menyebabkan batu ginjal. Hal ini juga dapat menyebabkan hiperoksaluria, yaitu pengeluaran oksalat yang berlebihan melalui urin.

3. Nitrat dapat berbahaya bagi bayi
Bayam mengandung nitrat, yang biasanya tidak memengaruhi sistem pencernaan manusia. Namun, hal ini dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan pada bayi.

4. Interaksi dengan obat-obatan
Bayam kaya akan vitamin K, yang dapat berinteraksi dengan beberapa obat atau pengobatan dan membentuk gumpalan darah. Obat diabetes diminum untuk menurunkan tekanan darah, tetapi vitamin K yang terdapat dalam bayam dapat berikatan dengannya dan dapat menurunkan tekanan darah terlalu banyak.

5. Metabolisme
Konsumsi bayam yang berlebihan dapat menyebabkan penumpukan kembung, gas, dan kram yang berlebihan, karena tubuh Anda membutuhkan waktu untuk mencerna bayam dan tidak dapat memetabolismenya sekaligus. Bayam kaya akan serat dan karenanya, membutuhkan waktu untuk dicerna, yang dapat menyebabkan sakit perut, diare, dan demam.

“Anda dapat mengonsumsi bayam kapan saja. Anda dapat menambahkan bayam ke dalam smoothie sarapan atau sandwich Anda; itu akan membuat Anda tetap berenergi untuk waktu yang lama. Mengonsumsi bayam saat makan siang akan membuat Anda kenyang hingga makan malam, dan akan mencegah Anda mengonsumsi camilan tidak sehat di malam hari. Saat Anda makan bayam untuk makan malam, itu membantu Anda tidur nyenyak, karena mengandung kalsium dan triptofan yang penting untuk tidur yang nyenyak,” saran ahli gizi Manisha Chopra.

Ia menambahkan, “1-1,5 cangkir bayam per hari dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda.”

Siapa yang harus menghindari makan bayam sepenuhnya?
Orang yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah, penderita diabetes, dan mereka yang rentan terhadap batu ginjal harus menghindari makan bayam. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar