Sukoharjonews.com – AGIBOT telah resmi meluncurkan robot humanoid produksi massal ke-5.000, menandai tonggak sejarah penting bagi perusahaan dan industri robotika secara keseluruhan. Pencapaian ini mencerminkan kerja keras selama bertahun-tahun dalam memecahkan tantangan utama terkait stabilitas, keandalan, dan daya tahan robot.
Dikutip dari Gizmochina, Sabtu (13/12/2025), menurut Zhihui Peng, Co-Founder, Presiden, dan CTO, perusahaan tetap berkomitmen untuk mendengarkan mitra industri dan menghadirkan robot praktis untuk keperluan umum yang dapat digunakan di berbagai skenario dunia nyata.
Ke-5.000 unit tersebut mencakup portofolio produk yang beragam:
– Seri A (robot ukuran penuh): 1.742 unit
– Seri X (robot lincah setengah ukuran): 1.846 unit
– Seri G (robot yang dioptimalkan untuk tugas): 1.412 unit
Robot Diterapkan di Berbagai Industri
Robot humanoid AGIBOT digunakan secara komersial dalam delapan aplikasi utama, termasuk resepsionis terpandu, layanan pameran, hiburan, manufaktur cerdas, penyortiran logistik, inspeksi keamanan, pembersihan komersial, pelatihan pengumpulan data, dan penelitian ilmiah. Penerapan ini menunjukkan bagaimana AI yang diwujudkan dapat mendukung peningkatan industri, membentuk kembali alur kerja layanan, dan mempercepat transformasi digital di berbagai sektor.
Adopsi robot AGIBOT yang meluas juga menunjukkan meningkatnya permintaan global akan solusi humanoid praktis yang dapat diintegrasikan ke dalam operasi bisnis yang ada.
AgiBot A2 Menorehkan Rekor Dunia Guinness
Dalam tonggak sejarah tersendiri bagi perusahaan, robot humanoid AgiBot A2 resmi mencatatkan rekor dunia Guinness setelah menyelesaikan perjalanan sejauh 106 km selama tiga hari. Robot ini memulai perjalanannya di Suzhou pada malam hari tanggal 10 November 2025, dan tiba di tepi pantai Bund Shanghai pada tanggal 13 November. Rute perjalanan meliputi jalan raya, jalan-jalan kota, dan berbagai medan, dengan robot mematuhi peraturan lalu lintas di sepanjang perjalanan.
Dengan tinggi 172 cm, model A2 dirancang untuk peran layanan pelanggan dan dilengkapi dengan fitur interaksi obrolan dan teknologi pembaca bibir yang canggih. Video perjalanan menunjukkan robot bernavigasi bersama pesepeda, skuter, dan lingkungan perkotaan yang ramai.
Ekspansi pesat China dalam robotika humanoid didorong oleh penerapan besar-besaran oleh pemerintah, meningkatnya investasi, dan meningkatnya adopsi di berbagai industri non-teknologi. Kontrak-kontrak besar menempatkan robot humanoid di bidang kontrol perbatasan, logistik, dan layanan publik, sementara pendanaan baru mempercepat pengembangan robot dengan penginderaan canggih untuk tugas-tugas rumit yang menyerupai manusia.
Produsen mobil memasuki bidang ini dengan rencana untuk membuat prototipe dan robot di dalam kendaraan, menandakan bahwa robotika menjadi prioritas utama industri. Pameran teknologi nasional menarik banyak pengunjung dengan humanoid yang lincah dan siap pakai, mencerminkan meningkatnya minat komersial dan konsumen.
Dengan biaya produksi yang menurun dan produsen yang mempersiapkan peningkatan produksi besar-besaran, China beralih dari pameran eksperimental ke penerapan skala besar yang sesungguhnya, memposisikan dirinya sebagai kekuatan yang bergerak paling cepat dalam perlombaan robotika humanoid global. (nano)
Tinggalkan Komentar