Ada 12 Program Prioritas yang Dikerjakan Pemkab Sukoharjo Tahun 2024 Ini

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2024 kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sukoharjonews.com – Tahun 2024 ini, Pemkab Sukoharjo mengagendakan 12 program prioritas yang akan dikerjakan. Program tersebut meliputi sejumlah bidang seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, olahraga, dan lainnya. Bupati Etik Suryani mengintruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait segera melakukan proses lelang di awal tahun.

“Jangan ditunda-tunda, langsung persiapkan untuk lelang agar proyek selesai tepat waktu,” ujar Etik, Sabtu (6/1/2024).

Etik mengatakan, seluruh program dan kegiatan yang dianggarkan dalam APBD adalah untuk mendukung tercapainya visi dan misi Kabupaten Sukoharjo dan dalam pelaksanaan kegiatan agar berpedoman pada aturan yang berlaku, dan tidak bertentangan dengan kepentingan umum, peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan peraturan daerah lainnya.

Untuk 12 program prioritas tersebut adalah:
1. Pembangunan atau rehab sarana prasarana pendidikan
2. Pembangunan laboratorium kesehatan daerah (Labkesda)
3. Pembangunan gedung serbaguna Kabupaten Sukoharjo
4. Rekonstruksi dan rehabilitasi jalan
5. Pemeliharaan rutin atau berkala jalan
6. Pelebaran jalan menuju standar

7. Peningkatan sistem drainase lingkungan
8. Pembangunan dan rehabilitasi jembatan
9. Rehabilitasi jaringan irigasi dan tanggul sungai
10.Pembangunan atau rehab atau pemeliharaan sarana pertanian
11.Penyediaan perlengkapan rambu dan penerangan jalan
12. Pembangunan GOR tahap 2

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo, Widodo, menambahkan, 12 program prioritas tahun ini paling banyak terdapat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) sebanyak tujuh proyek fisik pembangunan. Proyek tersebut seperti jalan, drainase, jembatan, jaringan irigasi dan tanggul sungai.

“Paling banyak tahun 2024 di DPUPR seperti halnya di tahun 2023 lalu. Sedangkan OPD lain juga masuk program prioritas seperti Disdikbud, Dishub, DKK, Dinas Pertanian dan Perikanan dan Disporapar,” kata Widodo.

“Bupati sudah mengingatkan kepada OPD agar lebih teliti dan hati-hati dalam menyusun kontrak kerja dengan pihak ketiga. Selain itu, kegiatan-kegiatan pengadaan di luar proyek strategis agar juga segera dilaksanakan,” tambahnya. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar