
Sukoharjonews.com – Kaus kaki sudah menjadi kebiasaan semua orang untuk kenyamanan telapak kaki saat mengenakan sepatu. Banyak orang mengalami bau kaki karena di musim hujan sering kebanyakan orang mengalami kaki pecah-pecah. Dalam istilah media disebut bromodosis, bakteri pada kaus kaki yang bercampur dengan keringat.
Dilansir dari Times of India, Jumat (19/1/2024), Anda perlu menerapkan car aini untuk menghilangkan bau kaus kaki, sebagai berikut:
1. Gunakan kaus kaki berbahan dasar katun, mau berkeringat banyak atau sedikit Anda harus tetap menjaga kulit guna menjegah bau yang menyengat.
2. Perhatikan pola makan, jenis makanan yang pedas terkadang mempengaruhi metabolisme. Apabila memiliki riwayat penyakit pada pencernaan atau asam lambung sering terjadi, akan menyebabkan bau keringat semakin tidak sedap.
3.Apabila Anda memiliki keseringan mengonsumsi teh dan kopi, secara tidak sadar hal tersebut dapat menggairahkan saraf. Dari kejadian tersebut, memudahkan Anda untuk lebih sering berkeringat.
4. Jemur sepatu di bawah sinar matahari, Ketika ada udara dan sinar matahari yang mengenai sepatu, akan mengurangi terjadinya jamur dan bakteri yang menyebabkan bau sepatu.
5. Gantilah kaus kaki maksimal 2 kali penggunaan. Penggunaan kaus kaki yang berulang kali akan menyebabkan bau dan jamur di telapak kaki.
6. Apabila Anda mengalami kaki berkeringat setelah memakai kaus kaki, silahkan lakukan merendam kaki dengan air hangat yang sudah diberi sedikit garam selama 15 menit. Garam ternyata dapat mencegah tumbuhnya jamur, sehingga sangat direkomendasikan untuk menghilangkan bau kaki yang berkeringat.(Myatun-Mg2/cita)



Facebook Comments