
Sukoharjonews.com – Infeksi jamur sering terjadi dan dapat mempengaruhi berbagai bagian tubuh, menyebabkan rasa tidak nyaman dan tidak nyaman. Meskipun perawatan medis tersedia, banyak orang mencari alternatif alami untuk mengatasi masalah ini secara efektif.
Dilansir dari Care Hospital, Minggu (31/12/2023), infeksi jamur tanpa menggunakan bahan kimia keras. Mari selami dunia penyembuhan alami dan ambil langkah menuju kulit dan kuku yang lebih sehat dan bahagia
Gejala Infeksi Jamur
Gejala infeksi jamur bisa berbeda-beda tergantung jenis infeksi dan area tubuh yang terkena. Namun, beberapa gejala umum infeksi jamur antara lain:
1. Gatal: Kulit gatal adalah gejala umum dari banyak infeksi jamur, terutama yang menyerang kulit dan selaput lendir.
2. Kemerahan dan Peradangan: Infeksi jamur dapat menyebabkan kemerahan dan peradangan di daerah yang terkena, menyebabkan ketidaknyamanan dan kepekaan.
3. Ruam: Infeksi jamur sering kali menyebabkan timbulnya ruam, yang mungkin tampak berupa bercak merah atau bersisik pada kulit.
4. Lepuh: Beberapa infeksi jamur dapat menyebabkan terbentuknya lepuh berisi cairan, seperti pada kasus kutu air atau herpes.
5. Kulit Terkelupas atau Retak: Pada infeksi jamur tertentu, kulit mungkin mulai mengelupas atau pecah-pecah, menyebabkan rasa sakit dan kerentanan terhadap infeksi lebih lanjut.
6. Nyeri atau Ketidaknyamanan: Infeksi jamur bisa menimbulkan rasa sakit, terutama jika menyerang area sensitif tubuh atau menembus lapisan kulit yang lebih dalam.
7. Bau Tidak Menyenangkan: Infeksi seperti penyakit kutu air atau infeksi jamur kuku dapat menghasilkan bau yang tidak sedap.
8. Kuku Berubah Warna: Infeksi jamur pada kuku, seperti onikomikosis, dapat menyebabkan kuku berubah warna, menebal, dan rapuh.
9. Bercak Putih di Mulut: Sariawan mulut, infeksi jamur di mulut, dapat bermanifestasi sebagai bercak putih di lidah, pipi bagian dalam, atau tenggorokan.
10. Keputihan: Dalam kasus infeksi jamur vagina, wanita mungkin mengalami keputihan yang tidak normal, gatal, dan iritasi.
Pengobatan rumahan untuk Infeksi Jamur
Ada beberapa pengobatan rumahan yang dapat membantu mengatasi infeksi jamur. Penting untuk dicatat bahwa meskipun pengobatan ini bermanfaat untuk kasus-kasus ringan atau sebagai pelengkap perawatan medis, infeksi yang parah atau terus-menerus mungkin memerlukan perhatian medis profesional. Berikut beberapa pengobatan rumahan yang perlu dipertimbangkan:
1. Minyak Pohon Teh: Dikenal karena sifat antijamurnya, minyak pohon teh dapat diencerkan dengan minyak pembawa dan dioleskan ke area yang terkena.
2. Cuka Sari Apel: Cuka sari apel yang diencerkan dapat digunakan sebagai rendaman kaki untuk kondisi seperti kutu air atau sebagai larutan topikal untuk infeksi jamur kulit.
3. Bawang Putih: Bawang putih memiliki sifat antijamur alami. Hancurkan beberapa siung bawang putih dan oleskan pasta ke area yang terkena.
4. Yogurt: Yoghurt kaya probiotik dapat dikonsumsi untuk meningkatkan pertumbuhan bakteri menguntungkan dan membantu memerangi infeksi jamur.
5. Minyak Kelapa: Mengoleskan minyak kelapa ke area yang terkena dapat meredakan gatal dan iritasi yang terkait dengan infeksi jamur.
Lidah Buaya: Gel lidah buaya dapat menenangkan dan menghidrasi kulit, membantu proses penyembuhan infeksi jamur.(patrisia argi)



Facebook Comments