
Sukoharjonews.com – Soal posisi Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres tampaknya belum bisa diterima semua orang. Terbukti, hoaks soal cawapres Gibran kembali beredar di media sosial Facebook. Dalam hoaks tersebut mengeklaim Presiden Jokowi mengumumkan Gibran gagal jadi cawapres dan mengaku telah menyuap Ketua MK sebesar Rp500 miliar.
Dilansir dari laman Kemenkominfo, Jumat (8/12/2023), berikut ini faktanya:
Penjelasan:
Beredar sebuah unggahan pada media sosial Facebook yang menyebutkan Presiden Joko Widodo mengumumkan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, telah gagal menjadi calon wakil presiden (cawapres) dan mengaku telah menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) senilai Rp500 miliar demi loloskan Gibran Rakabuming Raka.
Faktanya, dikutip dari kompas.com, unggahan yang beredar tersebut keliru. Gambar pada thumbnail yang memperlihatkan Presiden Joko Widodo sedang melakukan konferensi pers dan beberapa orang memakai rompi tahanan, serupa dengan foto pada situs antarafoto.com. Pada gambar asli tidak terdapat foto Presiden Joko Widodo. Gambar tersebut diambil pada saat konferensi pers pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penahanan 11 mantan anggota DPRD Provinsi Sumatra Utara (Sumut) periode 2009-2014 dan 2014-2019 di gedung KPK.
Gambar yang menampilkan foto Gibran mengenakan rompi tahanan dan dikawal aparat juga merupakan hasil suntingan. Pada gambar asli, pria yang dikawal aparat bukanlah Gibran melainkan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Selain itu, judul video tidak sesuai dengan isinya. Narator hanya membahas sidang putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) terkait dugaan pelanggaran etik hakim konstitusi pada 7 November 2023.
Kategori: Hoaks
Link Counter:
– https://www.kompas.com/cekfakta/read/2023/12/06/110000282/-hoaks-jokowi-umumkan-gibran-gagal-jadi-cawapres-dan-akui-suap-ketua-mk?page=2
– https://www.antarafoto.com/id/view/1236758/kpk-tahan-11-orang-mantan-anggota-dprd-sumut
– https://www.liputan6.com/news/read/4470800/nurhadi-pukul-petugas-rutan-kpk-laporkan-ke-polisi. (*)



Facebook Comments