
Sukoharjonews.com – Kelenjar tiroid memengaruhi hampir semua proses metabolisme dalam tubuh melalui hormon yang dihasilkan. Kelenjar tiroid, adalah bagian dari sistem endokrin dan ketika menghasilkan terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon penting, maka disebut gangguan tiroid.
Dilansir dari British Tyroid Foundation, Sabtu (04/11/2023), penyakit dan gangguan tiroid dapat berkisar dari penyakit gondok kecil yagn tidak berbahaya dan tidak selalu membutuhkan pengobatan. Paling umum, gangguan tiroid melibatkan produksi hormon tiroid yang tidak normal. Ketika terlalu banyak produksi hormo tiroid, disebut hipertiroidisme sedangkan produksi terlalu sedikit disebut hipotiroidisme.
1. Kalsium
Beberapa makanan kaya akan kalsium. Beberapa makanan dan suplemen kaya kalsium dapat menggangu penyerapan levothyroxine. Anda bisa mengonsumsi suplemen namun harus berjeda empat jam supaya tidak berdampak signifikan pada kadar tiroksin darah.
2. Vitamin D
Vitamin D membantu mengatur produksi kalsium dan forfat yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang, gigi, dan otot. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang dengan kadar vitamin D rendah, mungkin menderita gangguan tiroid. Namun ahli tidak menemukan kaitan yang jelas, tetapi menunjukkan fakta dari hasil laporan para penderita gangguan tiroid. Anda bisa mendapatkn vitamin D dengan berjemur di bawah matahari pagi. Jika tidak mendapatkan cukup matahari, bisa mengonsumsi suplemen vitamin D.
3. Yoghurt
Selain makanan dari rumput laut, bisa mengonsumsi yoghurt untuk mendapatkan asupan yodium cukup, yoghurt biasa, rendah lemak, ataupun Greek yoghurt bisa memenuhi 50 persen dari asupah yodium harian. Ikan juga termasuk sumber yodium yang baik.
4. Kacang Brazil
Kacang Brazil mengandung nutrisi yang membantu mengatur hormon tiroid, yaitu selenium. Selenium dapat membantu mencegah kerusakan tiroid jangka panjang pada orang dengan masalah tiroid, seperti penyakit Hashimoto dan Graves. Tetapi penting mengetahui porsi pas konsumsi kacang Brazil. Pastinya, sebanyak satu kernel mengandung 68-92 mikrogram selenium. Sedangkan per hari batas maksimal selenium adalah 400 mikrogram. Artinya, meskipun baik, jangan mengonsumsi kacang Brazil secara berlebihan karena terlalu banyak selenium dalam tubuh dapat menyebabkan rambut rontok, kuku berubah warna, gagal jantung, dan bau napas.(patrisia argi)



Facebook Comments