
Sukoharjonews.com (Cianjur) – Pembangunan sejumlah rumah khusus untuk masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat pada tahun 2022 lalu telah selesai dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan.
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto menerangkan, pihaknya berupaya agar proses penanganan pasca bencana alam bisa ditangani dengan cepat dan tepat dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Hal itu diperlukan agar masyarakat terdampak bisa segera pindah dan tidak terlalu lama tinggal di hunian sementera.
“Pembangunan rumah khusus pasca bencana ini merupakan langkah cepat pemerintah untuk membantu masyarakat agar bisa segera tinggal di hunian layak. Kami berharap masyarakat yang direlokasi bisa merawat berbagai fasilitas yang ada dan menghuni rumah serta bangkit meningkatkan perekonomian bersama keluarganya,” harapnya, dilansir dari laman Kemenag. Minggu (15/10/2023).
Sementara itu, perwakilan dari Bagian Logistik PT Brantas Abipraya (Persero), Usman menyatakan, pihaknya bersama Kementerian PUPR langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten Cianjur untuk lokasi relokasi warga. Setelah tempatnya ditetapkan maka proses pengukuran site plan dan desain serta pembangunan rumah pun segera dilaksanakan di lapangan.
“Saat ini PT Brantas Abipraya telah menyelesaikan dua tahap relokasi masyarakat terdampak bencana yakni di Perumahan Bumi Sirnagalih Damai sebanyak 200 unit dan Perumahan Vila Mande Lestari sebanyak 151 unit. Fasilitas tempat ibadah, balai warga, jalan lingkungan, saluran air serta saluran air bersih PDAM dan penerangan jalan dengan solar cell sudah ada dan seluruh unit sudah dihuni oleh warga yang telah didata oleh Pemda setempat,” terangnya.
Masyarakat terdampak bencana gempa bumi Cianjur yang direlokasi dari zona merah merasa senang bisa pindah ke perumahan yang dibangun oleh Kementerian PUPR. Mereka menilai rumah khusus yang dibangun di Perumahan Vila Mande Lestari dan Perumahan Bumi Sirnagalih Damai memiliki kualitas yang baik serta fasilitas umum yang lengkap sehingga dapat tinggal dengan nyaman bersama keluarga.
Salah seorang warga yang menghuni Perumahan Vila Mande Lestari, Bambang Bayu Saketi, 60, menyatakan, dirinya bersama keluarga kini merasa tenang karena sudah dapat menempati rumah khusus yang telah dibangun. Menurutnya, rumah yang dibangun di belakang Kantor Kecamatan Mande tersebut memiliki kualitas yang bagus dan fasilitas yang lengkap.
“Alhamdulillah kami bisa pindah ke rumah ini. Rumahnya lebih bagus daripada rumah kami yang dulu dan fasilitasnya juga lengkap ada masjid, balai warga dan jalan lingkungan yang rapi sehingga kami bisa tinggal dengan nyaman,” ujarnya.
Bambang mengaku sebelumnya dirinya sempat tinggal di hunian sementara di Kecamatan Cuganeng yang menjadi lokasi patahan gempa bumi sehingga rumahnya hancur dan tidak bisa dihuni kembali. (nano)



Facebook Comments