Tak Berkategori  

GMC Hummer EV Mengalahkan Tantangan Rantai Pasokan, Bersiap Menghadapi Kuartal Besar

banner 468x60
Mobil Listrik GMC. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Setelah mengatasi hambatan sebelumnya dalam rantai pasokan dan waktu henti pabrik, GMC mulai mengambil alih pasar kendaraan listrik. Hummer EV Pickup dan Hummer EV SUV, model andalan GMC yang sepenuhnya bertenaga listrik, secara bertahap keluar dari hambatan untuk menetapkan arah yang menjanjikan bagi merek tersebut.


Dilansir dari Gizmochina, Selasa (5/9/2023), menurut data dari GM Authority, GMC berhasil meluncurkan 2.439 unit Hummer listriknya pada Juli 2023 saja. Ditambah dengan 2.590 di bulan Mei dan 2.750 di bulan Juni, ini menandai kinerja yang konsisten selama tiga bulan berturut-turut. Mengingat janji perusahaan untuk meningkatkan produksi, angka-angka ini tidak mengejutkan.

Yang membuat hal ini menarik adalah konteksnya. Factory Zero milik General Motors, yang bertanggung jawab atas produksi Hummer, tidak beroperasi selama beberapa bulan pada akhir tahun lalu. Mengapa? Untuk mempersiapkan rilis listrik besar lainnya seperti Chevrolet Silverado EV dan GMC Sierra EV. Waktu henti ini dapat berdampak lebih buruk pada produksi Hummer. Tapi ternyata tidak.


GMC telah memproduksi total 16,088 Hummer listrik dari jalur perakitan sejak Oktober 2021. Meskipun awal yang lambat dengan hanya 49 unit yang dikirimkan pada paruh pertama tahun ini, semua tanda menunjukkan adanya kurva peningkatan tajam dalam pengiriman pelanggan pada kuartal ketiga.

Bagi mereka yang bertanya-tanya apakah sudah terlambat untuk mendapatkan bagian dari raksasa listrik ini, sialnya. Reservasi ditutup pada bulan September 2022, dengan pemesanan 90.000 unit yang menakjubkan, didukung oleh deposit yang dapat dikembalikan sebesar USD100. Namun bersiaplah untuk mengeluarkan lebih banyak uang, karena harga Hummer EV Pickup baru-baru ini dinaikkan sebesar USD1.600.

Mengingat rata-rata produksi bulanan, kami memperkirakan tingkat tahunan sekitar 30.000 unit. Angka yang pasti, terutama untuk kendaraan listrik yang harganya mulai di bawah USD100.000 atau Rp1,5 miliaran. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *