
Sukoharjonews.com – Hubungan bisa menjadi sangat rumit dan kompleks pada saat bersamaan. Kita mungkin tidak melihatnya, namun ada gagasan dan pola perilaku yang jelas yang menunjukkan fakta bahwa hubungan yang kita jalin tanpa pasangan mungkin tidak cocok untuk kita.
Persuasi dan manipulasi adalah dua emosi yang kuat dan sifat beracun dalam hubungan apa pun, dan meskipun terkadang sulit untuk memahami tindakan pasangan Anda, pada akhirnya Anda harus keluar dari racun tersebut. Hal ini dapat meninggalkan dampak yang bertahan lama pada pasangannya, dan tidak ada jalan kembali setelah pintu ditutup. Dikutip dari Web News Observer, pada Rabu (30/8/2023), berikut tanda manipulasi dalam suatu hubungan yang jangan Anda lewatkan:
1. Perasaan bersalah yang emosional
Anda cenderung mengalami rasa bersalah secara emosional ketika pasangan Anda berbalik menyalahkan dan menganggap Anda bertanggung jawab atas emosi dan tindakan Anda sendiri. Taktik ini sering kali melibatkan sang manipulator yang membesar-besarkan emosinya dan memposisikan dirinya lebih unggul dari pasangannya, berpura-pura lebih terluka daripada yang sebenarnya. Ini adalah cara licik untuk mendapatkan kekuasaan dan kendali atas pasangannya.
2. Ancaman dan intimidasi
Itu adalah tanda bahaya besar dan tanda serius manipulasi dalam hubungan. Ancaman dapat berupa peringatan tersurat maupun tersirat untuk menyakiti pasangannya secara fisik, emosional, dan psikologis. Mereka cenderung menyampaikan rasa takut dalam segala hal, termasuk bahasa tubuh, melalui kendali dan ancaman mereka.Taktik ini membuat pasangannya rentan dan membuat mereka merasa terjebak dan tidak berdaya.
3. Kritik terus-menerus
Saat itulah pasangan Anda selalu ingin menunjukkan sesuatu, bahkan semaksimal mungkin upaya Anda. Kritik terus-menerus ini bisa menyakitkan dan mengecilkan hati, terus-menerus merusak harga diri dan keunikan Anda.
Anda tidak lagi menjadi diri Anda sendiri karena pada akhirnya Anda mencari validasi dari pasangan Anda dalam segala hal. Mitra pengendali menggunakan taktik ini terhadap Anda untuk merasakan kebutuhan untuk berkuasa, membuat Anda terlalu bergantung dan tidak mampu.
4. Menahan kasih sayang dan dukungan
Ketika salah satu pasangan dengan sengaja menahan hubungan emosional, cinta, atau perhatian dari pasangan lainnya, hal ini menjadi tanda bahaya dalam hubungan untuk dimanipulasi. Kemungkinan besar mereka selalu waspada dan ragu untuk berkomunikasi atau mengekspresikan diri seperti yang biasanya Anda harapkan dari hubungan yang sehat dan romantis.
Mereka mungkin mengabaikan komentar dan emosi Anda sepenuhnya, serta menolak memberikan dukungan saat Anda sangat membutuhkannya. Hal ini pada akhirnya akan membuat Anda merasa tidak penting dan tidak cukup dihargai. Taktik ini banyak digunakan oleh pasangan ketika mereka ingin menguasai pasangan lain dalam hubungan, mencoba membuat mereka bergantung dan tidak efisien.(cita septa)



Facebook Comments