
Sukoharjonews.com – Kesalahan orang tua terkadang ada yang tidak kita sadari. Tujuan menurut kita sebagai orang tua adalah kebaikan hati, ternyata kenyataannya malah menganggu kesehatan mental anak.
Menjadi orang tua yang baik memang tidak gampang, tapi bukannya tidak mungkin. Anda bisa mulai dengan menghindari beberapa kesalahan umum berikut ini agar mental anak tidak terganggu. Dikutip dari Mommiesdaily, pada Jumat (18/8/2023), berikut kesalahan orang tua yang dapat membuat mental anak terganggu:
1. Terlalu Memanjakan Anak
Anak-anak menyukai hadiah dan orang tua senang memberi hadiah. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa ketika Anda memberi anak apa pun yang mereka inginkan, Anda justru menghilangkan kemampuan mereka yang berkaitan dengan kekuatan mental, seperti disiplin diri.
Anda pasti ingin anak-anak tumbuh dengan mengetahui bahwa mencapai apa yang mereka inginkan adalah mungkin, dengan catatan: jika mereka mau berusaha. Anda dapat mengajari anak tentang pengendalian diri dengan menetapkan aturan yang jelas untuk hal-hal seperti menyelesaikan pekerjaan rumah sebelum permainan utama atau memegang gawai atau membantu Anda mengerjakan pekerjaan rumah agar mendapatkan uang saku dan membeli barang yang mereka inginkan.
2. Mengharapkan Kesempurnaan Dari Anak
Anda ingin anak selalu menjadi bintang kelas sekaligus juara di bidang olahraga? Nah, mayoritas orang tua menjaga anak mereka menjadi yang terbaik dalam segala hal. Tapi bukan begitu cara kerjanya. standar yang terlalu tinggi dapat menyebabkan anak mengalami masalah harga diri dan kepercayaan diri.
Orang tua dapat membangun kekuatan mental pada anak dengan memastikan harapannya realistis. Dan bahkan jika anak tidak berhasil mencapai harapannya, kegagalan menghadapinya masih melarang pelajaran hidup mereka yang berharga.
3. Selalu Menyelamatkan Anak Dari Kegagalan
Orang tua takut anak mereka gagal itu hal yang sangat manusiawi, apalagi kalau kita tahu, kita bisa membuat jalan mereka lebih mudah dengan menyingkirkan halangan dan menantangnya. Tapi coba pikirkan ini: Anda bisa saja membantu anak mengisi semua jawaban PR sekolahnya karena prestasi anak Anda di sekolah memang agak jelek. Tapi itu bisa menjadi bumerang, karena Anda tidak bisa selalu berada di kelas ketika mereka harus menyelesaikan soal-soal ujian sendiri.
Kegagalan adalah aksesori yang mengiringi perjalanan orang-orang yang mau sukses tanpa bergantung pada atau selalu mengandalkan bantuan orang lain. Jika anak-anak tidak pernah diberi kesempatan untuk belajar dari kegagalan, mereka tidak akan pernah mengembangkan ketekunan yang mereka perlukan untuk bangkit kembali setelah jatuh.
4. Sepanjang Hidup Mereka Selalu Nyaman
Ada banyak hal yang mungkin membuat anak merasa tidak nyaman, terutama ketika melakukan sesuatu yang baru. Tugas Anda adalah memotivasi dan menyemangati anak saat mereka merasa tidak nyaman. Ini akan meningkatkan kekuatan mental. Dukung anak untuk mencoba hal-hal baru. Bantu mereka memulai, karena itu bagian tersulitnya. Begitu mereka berani mengambil langkah pertama, mereka akan menyadari bahwa memulai sesuatu yang baru tidak menunjukkan apa yang mereka bayangkan. Siapa tahu, mereka bahkan mungkin akan menikmatinya!(cita septa)



Facebook Comments