
Sukoharjonews.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo Ke-77, Pemkab Sukoharjo menggelar banyak acara. Selain acara utama kirab Petikan PP Nomor: 16/SD/1946 yang menandai lahirnya Kabupaten Sukoharjo, Pemkab juga menggelar hiburan rakyat pada 15 Juli (malam minggu) mulai pukul 19.00 WIB.
“Total ada tujuh titik panggung hiburan rakyat yang akan digelar pada 15 Juli nanti dimana setiap panggung menampilkan hiburan yang berbeda,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo, Widodo, Rabu (12/7/2023).
Menurutnya, tujuh panggung tersebut dari utara akan menempati kawasan Buk Bolong (Tembang Kenangan), kemudian ke selatan di kawasan Bank Jateng (Koes Plus Mania). Kemudian sekitar Pegadaian (Campur Sari), kawasan proliman yang jadi panggung utama (Pop Rock), kawasan pertigaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Keroncong), kawasan Selatan Masjid Agung Baiturrahman (Tradisional/Klenengan), dan kawasan Batas Kota selatan (Dangdut).
“Sesuai rencana, Bupati bersama Forkopimda akan keliling di tujuh panggung hiburan dengan naik sepeda,” ujarnya.
Widodo juga mengatakan, selain itu juga ada Pagelaran Wayang Kulit di Alun-alun pada 27 Juli dengan dalang Ki Bayuaji.
Disinggung tentang kirab Petikan PP Nomor: 16/SD/1946, Widodo mengaku akan digelar pada 15 Juli 2023 mulai pukul 07.00 WIB hingga Kantor DPRD Sukoharjo. “Nantinya, seluruh prosesi kirab hingga Rapat Paripurna Istimewa di DPRD akan menggunakan Bahasa Jawa,” ujarnya.
Menurutnya, selama proses kirab akan dilakukan penutupan jalan Jenderal Sudirman dimana perkiraa penutupan jalan akan dimulai pukul 06.30 WIB. “Dishub bersama Satlantas Polres akan melakukan rekayasa lalin selama penutupan jalan untuk prosesi kirab,” ujarnya.
Widodo menambahkan, Hari Lahir Kabupaten Sukoharjo Ke-77 tahun ini mengambil tema “Aku Bangga menjadi bagian Sukoharjo”. Untuk sub tema terdiri dari “Ekonomi kuat, Sukoharjo mantap; Bersatu untuk Sukoharjo; dan Satu tekad, Sukoharjo Lebih Makmur. (nano)



Facebook Comments