
Sukoharjonews.com – Pasar kendaraan listrik menjadi semakin kompetitif. Perusahaan yang relatif baru seperti Tesla dan BYD memimpin, sementara pabrikan mobil tradisional perlahan beradaptasi dengan teknologi baru ini. Volkswagen adalah salah satu dari perusahaan tersebut, dan mereka sedang mempertimbangkan untuk meluncurkan kendaraan listrik baru yang disebut ID.1. ID.1 akan dibandrol dengan harga 17.000 Euro atau Rp278,4 jutaan, yang menjadikannya pilihan yang sangat terjangkau bagi konsumen.
Dilansir dari Gizmochina, Jumat (30/6/2023), Volkswagen membuat perubahan untuk meningkatkan profitabilitas dan arus kasnya. Perusahaan berfokus pada penyelarasan strategis dan meluncurkan program kinerja di semua merek. Mereka juga sedang mempertimbangkan untuk meluncurkan mobil listrik baru bernama ID.1, yang akan dijual dengan harga sekitar €17.000. ID.1 akan menggunakan platform listrik baru yang dipesan lebih dahulu yang akan digunakan untuk model serupa dari merek saudara Cupra dan Skoda.
Harga adalah faktor kunci dalam pasar kendaraan listrik. BYD menawarkan berbagai model dengan harga berbeda, yang telah membantu perusahaan mempertahankan kepemimpinan pasarnya. Tesla juga baru-baru ini menjadi berita utama dengan menurunkan harga kendaraan listriknya. Sekarang, CFO Volkswagen Arno Antlitz mengatakan dia yakin perusahaannya juga dapat menawarkan EV yang terjangkau dengan ID.1.
ID.1 akan lebih kecil dari konsep ID.2all yang baru-baru ini terungkap, yang ingin dijual oleh VW dengan harga sekitar €26.169. Kemungkinan akan memiliki paket baterai yang lebih kecil, yang akan membatasi jangkauannya. Meski begitu, itu masih cocok untuk penggunaan perkotaan. Namun, rencana masa depan perusahaan tidak terbatas pada ini.
Volkswagen sedang mengembangkan platform kendaraan listrik generasi kedua yang disebut Scalable Systems Platform (SSP). SSP akan digunakan untuk mobil mulai dari city car kecil hingga mobil sport bertenaga besar. Diharapkan akan siap pada tahun 2026. Volkswagen berharap dapat mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi dengan platform SSP. Perusahaan percaya bahwa platform tersebut akan memungkinkannya mencapai paritas margin keuntungan dengan mobil konvensional. (nano)



Facebook Comments