
Sukoharjonews.com – Dalam upaya memerangi meningkatnya ancaman banjir di seluruh dunia, Google telah meluncurkan Pusat Banjir inovatifnya, yang kini tersedia di 80 negara dan wilayah di seluruh Afrika, Asia Pasifik, Eropa, Amerika Selatan, dan Amerika Tengah. Pusat Banjir raksasa teknologi memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memberikan perkiraan ketinggian air untuk daerah rawan banjir selama tujuh hari ke depan, menawarkan informasi penting kepada penduduk setempat, pemerintah, dan organisasi yang terlibat dalam tanggap banjir.
Google Flood Hub akan membantu 460 juta orang di seluruh dunia
Dilansir dari Gizmochina, Rabu (24/5/2023), dengan perluasan cakupan Flood Hub, diperkirakan 460 juta orang akan mendapat manfaat dari teknologi mutakhir ini saat mereka menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan iklim kita. Komitmen Google untuk mendukung masyarakat yang terkena dampak banjir tercermin dalam keputusannya untuk memperpanjang perkiraan banjir dari 48 jam menjadi periode tujuh hari yang lebih komprehensif.
Peningkatan ini memberdayakan individu, pemerintah, dan organisasi untuk melaksanakan operasi skala besar, seperti prosedur evakuasi yang efisien, dengan peningkatan akurasi dan perencanaan.
Yossi Matias, Vice President of Engineering and Research dan Head of Crisis Response Google, memberikan wawasan tentang teknologi di balik Flood Hub. Dengan memanfaatkan algoritme AI, sumber data yang tersedia untuk umum—termasuk prakiraan cuaca dan citra satelit—dianalisis untuk membuat dua model penting: Model Hidrologi, yang memprediksi ketinggian air sungai, dan Model Genangan, yang memperkirakan area yang paling mungkin terkena dampak banjir.
Peluncuran Flood Hub menunjukkan komitmen berkelanjutan Google untuk memanfaatkan keahlian teknologinya guna mengatasi tantangan global yang kritis. Dengan memanfaatkan AI dan analisis data, Google bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan tanggap banjir, yang pada akhirnya melindungi kehidupan dan meminimalkan dampak banjir yang merusak pada masyarakat.
Saat perubahan iklim terus mengubah dunia kita, solusi inovatif seperti Flood Hub berfungsi sebagai mercusuar harapan, membekali masyarakat dengan informasi penting dan memberdayakan mereka untuk memitigasi risiko yang ditimbulkan oleh bencana alam.
Dengan Flood Hub Google, komunitas dapat secara proaktif mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan, mendorong ketahanan dalam menghadapi masa depan yang tidak pasti. (nano)



Facebook Comments