Tak Berkategori  

Waspada! Ini yang Akan Terjadi Jika Anda Sering Menahan Buang Air Kecil

banner 468x60
Akibat jika sering menahan buang air kecil. (Foto: parade)

Sukoharjonews.com – Menahan buang air kecil adalah kebiasaan buruk yang harus dihilangkan. Meskipun hal ini sering dianggap remeh, ternyata menahan buang air kecil dapat berbahaya bagi tubuh.


Menahan buang air kecil sesekali waktu karena kondisi tertentu sebenarnya tidak masalah. Tetapi, jika sudah menjadi kebiasaan dan dilakukan secara terus menerus, maka hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan, mulai dari batu kandung kemih, nyeri pinggang, kebocoran urine, dan lain-lain. Dikutip dari Siloam Hospital, pada Selasa (7/2/2023) berikut dampak jika Anda sering menahan buang air kecil:

1. Infeksi Saluran Kemih
Infeksi saluran kandung kemih (ISK) menjadi salah satu alasan selanjutnya untuk tidak menahan buang air kecil. ISK disebabkan oleh bakteri di sekitar pembukaan uretra. Ketika urine tertahan, bakteri akan berkembangbiak dan dapat menyebabkan infeksi di saluran kemih.


2. Batu Ginjal
Kebiasaan menahan buang air kecil juga berpotensi memicu terbentuknya batu ginjal . Batu ginjal adalah kondisi pembentukannya tumpukan asam urat atau kalsium yang berikatan dengan bahan kimia oksalat atau fosfor di dalam urin. Batu ginjal yang masih berukuran kecil biasanya akan ikut keluar bersama urine tanpa menimbulkan rasa nyeri. Namun, kebiasaan menunda buang air kecil akan menyebabkan batu ginjal yang dapat menyatu dan membesar. Ketika hal ini terjadi, batu dapat menyumbat saluran kandung kemih dan membuat penderitanya merasa nyeri ketika buang air kecil.

3. Batu Kandung Kemih
Kebiasaan menahan buang air kecil juga dapat membuat proses berkemih tidak tuntas dan membuang sisa urine di kandung kemih kandung kemih. Dalam jangka panjang, kebiasaan tersebut dapat memicu terbentuknya batu kandung kemih. Kondisi ini menyebabkan rasa nyeri saat buang air kecil, nyeri perut bagian bawah, hingga urine bercampur darah.


4. Nyeri Pinggang
Akibat menahan buang air kecil ternyata tidak hanya berdampak pada organ-organ urologi, tetapi juga bisa menyebabkan timbulnya rasa nyeri di pinggang. Pasalnya, ketika kandung kemih kandung kemih hampir penuh, saraf di area organ tersebut sudah aktif sehingga memunculkan keinginan untuk buang air kecil. Akan tetapi, jika urine tidak segera dikeluarkan, maka tubuh harus melawan sinyal yang diberikan saraf kandung kemih dan otak. Akibatnya, muncul gejala seperti bulu kuduk berdiri (merinding) serta perut bawah terasa penuh dan nyeri. Kebiasaan inilah yang dapat menyebabkan rasa nyeri menjalar hingga pinggang.


Itulah beberapa dampak jika Anda sering menahan buang air kecil. Apabila Anda sedang bepergian jauh, baiknya batasi mengonsumsi air jika Anda tidak ingin sering buang air kecil. Jika Anda mengalami nyeri pada kandung kemih, sebaiknya segera hubungi dokter Anda. (cita septa)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *