
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Meningkatnya potensi parkir di tahun 2023 membuat target pendapatan parkir tepi jalan umum Kabupaten Sukoharjo ikut melesat dibandingkan tahun 2022. Jika realisasi tahun 2022 sebesar Rp1,086 miliar, tahun 2023 ini target pendapatan parkir ditarget naik menjadi 1,145 miliar.
“Kalau dibandingkan tahun 2022, plafon pendapatan parkir tahun ini naik 5,6%. Kenaikan ini karena potensi parkir terus meningkat dengan munculnya kantong-kantong parkir baru,” jelas Koordinator Perparkiran 2022 Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo, Fuad Fahrudin, Rabu (11/1/2023).
Menurut Fuad, untuk pengelolaan parkir tahun ini sudah dilakukan lelang pada Desember 2022 lalu dimana sistem lelang dibagi dalam 12 rayon atau di 12 kecamatan.
Berdasarkan data tahun 2022, tiga wilayah menjadi penyumbang pendapataan parkir terbesar. Masing-masing Kecamatan Sukoharjo Rp279,1 juta, Kecamatan Grogol Rp264 juta, dan Kecamatan Kartasura Rp250,5 juta.
Koordinator Perparkiran 2023 Dishub Sukoharjo, Waluya, menambahkan jika kantong-kantong parkir banyak yang muncul. Selain tempat usaha, juga banyak warung makan baru yang bermunculan sehingga potensi parkir juga ikut meningkat.
Disinggung tentang tempat wisata, Waluya mengaku kontribusi parkir masih cukup minim meski banyak bermunculan lokasi wisata seperti gunung sepikul, gunung pegat, dan lainnya.
“Setiap potensi parkir baru selalu kami update agar target pendapatan parkir bisa tercapai sesuai plafon,” ujarnya.
Soal kendala di lapangan, Waluya mengaku selama ini banyak pengelola parkir yang mengklaim sebagai pengelola parkir yang berhak. Padahal, pengelolaan parkir di tepi jalan umum menjadi kewenangan Dishub dengan menugaskan juru parkir resmi berseragam.
“Kalau menjumpai hal ini kami datangi dan berikan sosialisasi dan pengertian. Kalau jukir resmi pasti pakai seragam dan ada karcis,” ujar Waluya sembari mengatakan tarif parkir di tahun ini masih sama dan belum ada revisi. (nano)



Facebook Comments