Tak Berkategori  

Audi Memanfaatkan Kekuatan AI untuk Desain Otomatis Revolusioner

banner 468x60
Audi Memanfaatkan AI untuk Meningkatkan proses kreatif dalam desain peleknya dengan perangkat lunak yang dikembangkan sendiri. (Foto: Audi/Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Teknologi kecerdasan buatan (AI) terus berkembang dan maju. Ini digunakan dalam berbagai bidang, termasuk kesehatan, keuangan, dan layanan pelanggan. Dalam waktu dekat, itu juga akan digunakan dalam desain mobil Audi. Audi, seperti banyak pabrikan mobil lainnya, sedang menjajaki potensi AI untuk meningkatkan desain dan fungsionalitas kendaraannya.


Dilansir dari Gismochina, Jumat (16/12/2022), Audi telah mengungkapkan bahwa mereka menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk pertama kalinya dalam proses desainnya, dengan pengembangan perangkat lunak berbasis AI yang disebut FelGAN. Perangkat lunak ini menggunakan jaringan permusuhan generatif (GAN) untuk memberi desainer sumber inspirasi dan ide baru untuk pekerjaan mereka.

FelGAN bertindak sebagai pusat ide untuk tim desain pelek Audi, memungkinkan desainer untuk bertukar versi dan variasi baru dari desain mereka. AI mampu membuat desain foto-realistis itu sendiri, atau menggabungkan kembali desain yang ada dengan cara yang ditargetkan. Hal ini memungkinkan desainer untuk menemukan motif dan perspektif baru, dan menggunakan saran AI untuk lebih mengembangkan dan menyempurnakan kreasi mereka sendiri.

Antarmuka pengguna AI, yang didasarkan pada teknologi Streamlit, memungkinkan umpan balik cepat dan siklus pengembangan singkat antara tim desain dan TI. Komponen aplikasi AI, yang membutuhkan daya pemrosesan yang signifikan, dijalankan di cloud, sehingga desainer tidak harus bergantung pada perangkat keras lokal saat menggunakan perangkat lunak.


Selain memberikan inspirasi, FelGAN juga memberikan nilai matematis, yang dikenal sebagai “DNA”, untuk setiap desain yang dibuatnya. Ini memungkinkan desainer untuk mereproduksi desain kapan saja. Desainer juga dapat memberi makan program dengan desain dan foto mereka sendiri, menambahkannya ke permukaan eksperimental virtual. Algoritme khusus digunakan untuk menentukan nilai DNA yang sesuai untuk input ini.

Secara keseluruhan, FelGAN membantu para desainer Audi untuk berpikir di luar kotak dan bereksperimen dengan ide dan pendekatan baru. Dengan mengembangkan perangkat lunak AI in-house, Audi juga menunjukkan kompetensinya di bidang yang penting dan sedang berkembang. Perusahaan telah menyatakan akan menggunakan AI di semua departemen, sebagai bagian dari tujuannya untuk menjadi perusahaan berbasis data. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *