
Sukoharjonews.com – Makanan gethuk tentu sudah tidak asing di telinga masyarakat di Provinsi Jawa Tengah. Gethuk adal makanan ringan yang terbuat dengan bahan utama ketela pohon atau singkong. Khusus di Kabupaten Sukoharjo, tentu sering melihat penjual keliling “Gethuk Selenjongan” atau “Gethuk Lenjongan” milik Pak Slamet ini.
Slamet, 50, menggeluti profesi sebagai penjual gethuk lenjongan sejak tahun 2016. Selama ini, Slamet berjualan di depan SD MIN Nglawu dan berkeliling ke sejumlah lokasi seperti Pasar Telukan, Pasar Grogol dan dan di depan PT Sritex. Slamet mulai menjajakan gethuknya sejak pagi hingga dagangan habis terjual.
Usaha berjuakan gethuk lenjongan Slamet terus berkembang. Saat ini, dirinya memiliki lima cabang gethuk lenkongan. Masing-masing di daerah Cemani, depan Apotek Grogol, depan Polsek Sukoharjo, depan Pasar Gemblekan Solo, dan di depan MIN Nglawu. Masing–masing cabang tersebut dijaga oleh anak, istri, dan dua karyawannya.
“Gethuk lenjongan yang jual bervariasi, seperti gethuk ubi jalar, sawut, tiwul, jongkong, ketan putih dan ketan hitam, cenil, dan klepon,” ujarnya, Senin (21/11/2022).
Menurutnya, cita rasa legit yang tidak pernah berubah dari waktu ke waktu yang membuat eksistensi gethuk lenjongan miliknya terus bertahan hingga tujuh tahun.
Disinggung soal bertahan dengan dagangan gethuk di di era milenial saat ini, Slamet mengaku bahwa gethuk adalah makanan yang unik dan sudah jarang ditemui di era seperti ini.
“Meski saat ini banyak makanan modern, peminat gethuk sekarang ini masih sangat banyak karena masih diminati masyarakat,” tambahnya. (patrisia argi/mg)



Facebook Comments