Tak Berkategori  

Perangkap Tikus Listrik Disawah Makan Korban, Petani di Mandan Meninggal Tersetrum

banner 468x60
Ilustrasi.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Upaya menmberantas hama tikus dengan perangkap listrik memakan korban jiwa. Gara-gara perangkat tikus listrik di sawah, seorang petani di Kampung Banjarsari, Kelurahan Mandan, Sukoharjo meninggal dunia tersetrum. Kejadian pada Sabtu (27/3/20210 petang.



Dari informasi yang terhimpun, petani yang meninggal tersetrum jebakan tikus listrik disawah tersebut bernama Sriyono, 42. Korban ditemykan dalam kondisi meninggal dunia tersengat aliran listrik dari jebakan tikus. Korban ditemukan terlentang di area sawah di wilayah Macanan, Kelurahan Mandan.

Korban sendiri ditemukan di area persawahan tak jauh dari rumahnya pada pukul 17.30 WIB. Warga sekitar lokasi mendengar suara mesin disel di area persawahan tempat penemuan korban. Warga mengecek lokasi saat mendengar suara disel tersebut. Saat itulah saksi melihat korban dalam posisi terlentang.

Kapolsek Sukoharjo, AKP Gerry Armando membenarkan kejadoian itu. Menurutnya, korhan diketahui bernama Sriyono, warga Keluarahan Mandan. “Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dan didekat jasad korban ditemukan kabel setrum tikus dan mesin diesel,” ujarnya, Minggu (28/3/2021).

Kapolsek juga mengatakan, mesin disel di lokasi digunakan sebagai sumber tenaga listrik untuk setrum tikus di area sawah. Petugas polisi sendiri datang ke lokasi bersama tim medis Puskesmas. Setelah pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda kekerasaan. Petugas Puskesmas menyampaikan korban meninggal dunia karena gagal jantung terkena aliran listrik dari kawat jebakan tikus.

“Pada petani jangan menggunakan jebakan listrik untuk membasmi hama tikus karena rawan tersengat listrik. Lebih baik melakukan gropyokan tikus,” imbau Kapolsek. (erlano putra)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *