
Sukoharjonews.com – Di ajang IFA 2026, Gmktec mengumumkan Evo-X5 Pro, sebuah PC desktop ringkas yang dirancang khusus untuk menangani beban kerja kecerdasan buatan (AI) yang berat secara offline. Perusahaan memasarkan perangkat ini sebagai “Agentic PC”, sebuah istilah yang mereka gunakan untuk menggambarkan komputer yang mampu menjalankan tugas AI yang kompleks dan otonom secara lokal, alih-alih mengirimkan data bolak-balik ke server cloud.
Spesifikasi Gmktec Evo-X5 Pro
Dilansir dari Gizmochina, Minggu (13/9/2026), di dalam sasis logam hasil pemesinan presisi, Evo-X5 Pro ditenagai oleh prosesor baru AMD, Ryzen AI Max+ Pro 495. Cip ini mencakup CPU 16-core dan 32-thread yang dibangun dengan arsitektur Zen 5, serta grafis terintegrasi Radeon 8065S dengan 40 unit komputasi (compute units). Untuk pemrosesan AI khusus, perangkat ini dilengkapi dengan NPU AMD XDNA 2 yang memiliki kemampuan 55 TOPS.
Evo-X5 Pro mendukung memori terpadu (unified memory) LPDDR5X hingga 192GB. Karena menggunakan arsitektur terpadu, pengguna dapat mengalokasikan hingga 160GB dari memori sistem tersebut secara langsung sebagai VRAM. Gmktec menyatakan bahwa konfigurasi ini menyediakan bandwidth yang cukup untuk menjalankan model bahasa besar (LLM) dengan 300 miliar parameter sepenuhnya di dalam perangkat, dengan syarat model tersebut menggunakan kuantisasi INT4.
Manfaat praktis dari perangkat keras ini adalah privasi data. Gmktec menargetkan Evo-X5 Pro untuk sektor-sektor seperti layanan kesehatan, keuangan, dan kepatuhan hukum, di mana organisasi menginginkan manfaat AI namun tidak dapat mengirimkan informasi sensitif ke penyedia layanan cloud karena alasan hukum atau keamanan. Dengan menjaga proses komputasi tetap berada di lokasi sendiri (on-premise), data tidak pernah keluar dari jaringan lokal.
Untuk menjaga sistem tetap berjalan lancar di bawah beban kerja yang berkelanjutan, Gmktec menyertakan sistem pendingin “vapor chamber” dan konfigurasi tiga kipas dengan tiga profil daya yang dapat disesuaikan. Desktop ini juga dilengkapi dengan pilihan port yang lengkap dan tangguh, termasuk dua port USB4 di bagian depan dan dua port USB4 V2 di bagian belakang. Koneksi ini mendukung penggunaan GPU eksternal serta memungkinkan departemen TI untuk menghubungkan beberapa unit Evo-X5 Pro guna membentuk klaster komputasi terdistribusi.
Untuk kebutuhan manajemen perusahaan, sistem ini dilengkapi dengan chip keamanan dTPM 2.0 independen dan adaptor jaringan RJ45 DASH, yang memungkinkan tim TI mengelola perangkat keras dari jarak jauh tanpa bergantung pada status sistem operasi.
Ketersediaan
Evo-X5 Pro dijadwalkan meluncur pada bulan Oktober 2026. Gmktec belum mengumumkan rincian harganya. (nano)














Facebook Comments