
Sukoharjonews.com – Ada banyak manfaat biji chia bagi kulit—mulai dari menghidrasi hingga mengurangi peradangan, biji-bijian kecil ini bisa memberikan dampak nyata!
Dilansir dari Healthshots, Kamis (3/9/2026), biji chia sangat serbaguna; bisa direndam dalam air, ditambahkan ke dalam oatmeal, bahkan dicampurkan ke dalam smoothie sehat. Jika tidak ingin mengonsumsinya mentah-mentah, Anda bisa menaburkannya di atas yogurt, buah-buahan, dan sayuran. Biji ini dianggap sangat baik bagi kesehatan karena mengandung protein, kalsium, dan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh.
Biji chia dapat membantu menurunkan berat badan atau kadar gula darah, namun tahukah Anda bahwa biji ini juga bermanfaat bagi kesehatan kulit? Biji chia dapat menjaga kelembapan kulit dan membantu melawan tanda-tanda penuaan. Simak manfaat biji chia untuk kulit serta cara penggunaannya.
Apa itu biji chia?
Biji chia mungkin merupakan salah satu superfood paling populer di dapur kita. Berasal dari tanaman Salvia hispanica, biji ini merupakan tanaman asli Meksiko dan Guatemala, namun telah populer di seluruh dunia berkat kandungan nutrisinya. Biji chia merupakan sumber serat, protein, omega-3, asam lemak, antioksidan, serta berbagai vitamin seperti vitamin C dan E yang kaya.
Menurut Departemen Pertanian AS, seratus gram biji chia mengandung 16,5 gram protein. Saat direndam dalam air semalaman, biji ini membentuk tekstur seperti gel yang sangat baik untuk mengurangi panas tubuh dan melancarkan pencernaan, ujar Dimple Jangda, seorang pelatih Ayurveda dan spesialis kesehatan pencernaan.
Apa saja manfaat biji chia bagi kulit?
Biji chia memiliki beragam manfaat untuk kulit.
1. Hidrasi
Saat direndam selama beberapa jam, biji chia membentuk zat seperti gel di sekeliling bagian intinya yang membantu menyerap dan menahan air. Biji ini bersifat hidrofilik dan membantu menjaga tubuh serta kulit tetap terhidrasi, sekaligus mencegah kulit kusam, kering, dan mengelupas, kata sang ahli.
2. Dapat mengurangi kerusakan akibat paparan sinar matahari
Biji chia mengandung vitamin E, nutrisi yang sangat baik bagi kulit. Vitamin ini dapat mengurangi kerusakan akibat sinar matahari dengan cara menyerap sinar ultraviolet dan meredam respons peradangan kulit, seperti pembengkakan dan kemerahan.
3. Dapat mengencangkan kulit
Biji chia merupakan sumber protein yang kaya, yang membantu meningkatkan produksi kolagen. Kolagen adalah komponen utama yang menjaga kekencangan kulit serta meningkatkan elastisitas dan tampilan awet muda. Menurut sebuah studi bulan Maret 2024 yang diterbitkan dalam “International Journal of Molecular Sciences”, biji chia dapat menghambat enzim-enzim utama pada kulit—seperti kolagenase, hialuronidase, dan elastase—sehingga pada akhirnya membantu mencegah penuaan kulit.
4. Dapat mengurangi peradangan
Biji chia merupakan sumber asam lemak omega-3 yang kaya, yang dikenal dapat membantu melawan peradangan. Oleh karena itu, biji chia dapat mengurangi gejala gangguan kulit seperti psoriasis dan eksim, menurut para ahli.
5. Pelindung kulit (skin barrier)
Biji chia kaya akan asam alfa-linoleat yang berperan sebagai pelindung kulit (skin barrier) yang sangat baik, melindungi kulit dari polutan eksternal dan stres lingkungan. Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam “Journal of Cosmetic Dermatology” pada tahun 2020, ekstrak biji chia yang diperkaya dengan Vitamin F dapat meningkatkan hidrasi kulit dan fungsi pelindung kulit.
6. Penyembuhan luka
Biji chia juga mengandung seng (zinc) yang dapat membantu penyembuhan luka dan perbaikan jaringan, kata para ahli. Kandungan ini dapat mempercepat pemulihan dari luka sayat, memar, dan noda kulit, serta mendukung proses penyembuhan yang lebih cepat.
Bagaimana cara memasukkan biji chia ke dalam rutinitas perawatan kulit?
Anda sebaiknya mengonsumsi biji chia sebagai bagian dari pola makan karena dapat meningkatkan penyerapan nutrisi, ujar Jangda. Namun, Anda juga bisa memasukkannya ke dalam rutinitas perawatan kulit!
– Rendam biji chia semalaman, lalu keesokan harinya, campurkan dengan madu atau yoghurt dalam takaran yang sama. Oleskan pada wajah sebagai masker wajah buatan sendiri.
– Anda juga bisa mencampurkan biji chia yang sudah direndam dengan pisang atau alpukat yang telah dihaluskan untuk melembutkan, melembapkan, dan menyembuhkan kulit.
– Cara lain untuk memanfaatkannya adalah dengan menambahkan bubuk biji chia ke dalam minyak organik seperti minyak kelapa, lalu menggunakannya sebagai scrub wajah untuk mengangkat sel kulit mati.
– Campurkan biji chia yang sudah direndam dengan gel lidah buaya, lalu oleskan pada kulit untuk mengatasi kulit terbakar sinar matahari, kulit sensitif, dan iritasi kulit.
– Anda juga bisa mencampurkan biji chia dengan jus mentimun dan mendiamkannya selama beberapa menit, lalu mengaplikasikannya pada kapas khusus mata dan menempelkannya di mata sebagai masker mata.
Apakah ada efek samping dari biji chia?
Jika Anda memiliki alergi khusus terhadap biji chia, jangan mengonsumsi atau mengaplikasikannya pada kulit. Mengonsumsi biji chia dalam jumlah besar dapat menyebabkan sembelit pada sebagian orang, karena biji chia menyerap cairan di dalam usus sehingga membuat tinja menjadi keras. Oleh karena itu, pastikan untuk merendamnya semalaman sebelum dikonsumsi.
Selain itu, jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan (seperti pengencer darah) atau memiliki kondisi medis tertentu seperti gangguan tiroid, diabetes, atau hipertensi, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi biji chia. Terkait penggunaan biji chia untuk kulit, hindari penggunaannya jika Anda mengalami iritasi, kemerahan, atau sensitivitas kulit. (nano)














Facebook Comments