Yang Belum Tahu, Berikut Ini 4 Hadits Anjuran Berbakti Pada Orang Tua

banner 468x60
Ilustrasi.

Sukoharjonews.com – Berbakti pada orang tua adalah kewajiban dan salah satu bentuk rasa terima kasih atas segala pengorbanan, cinta, dan kasih sayang yang mereka curahkan sejak kita lahir. Nah berikut 4 hadits anjuran berbakti pada orang tua dalam Islam.

Dilansir dari Bincang Syariah, Selasa (25/8/2026), dalam Islam, berbakti kepada orang tua menempati posisi yang sangat tinggi. Dalam hadits Rasulullah banyak sekali membicarakan tentang anjuran berbakti pada orang tua.

Pertama, anjuran berbakti pada orang tua, karena ini adalah amal paling utama. Hal ini dijelaskan oleh riwayat Abdullah bin Mas’ud. Nabi bersabda;

عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه سألتُ رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قلتُ يَا رسولَ الله أَيُّ العملِ أفضَلُ قال الصلاةُ على مِيْقاتِها قُلْتُ ثُمَّ أَيٌّ قال ثُمَّ بِرُّ الوالِدَيْنِ قلتُ ثُمَّ أَيٌّ قال الجِهادُ في سبيلِ اللهِ

Artinya, “Dari sahabat Abdullah bin Mas’ud ra, ia bertanya kepada Rasulullah, ‘Wahai Rasulullah, apakah amal paling utama?’ ‘Shalat pada waktunya,’ jawab Rasul. Ia bertanya lagi, ‘Lalu apa?’ ‘Lalu berbakti ke kedua orang tua,’ jawabnya. Ia lalu bertanya lagi, ‘Kemudian apa?’ ‘Jihad di jalan Allah,’ jawabnya,” (HR Bukhari dan Muslim).

Kedua, anjuran berbakti pada orang tua, kelak anak juga akan berbakti pada kita. Ini adalah janji Allah pada orang yang selalu mengabdi pada orang tuanya. Nabi bersabda;

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {بُرُّوا آبَاءَكُمْ تَبُرَّكُمْ أَبْنَاؤُكُمْ وَعِفّوا تَعِفَّ نِسَاؤُكُمْ}.

Nabi melihat. bersabda, “Berbuat baiklah kepada orang tua-orang tua kalian maka anak-anak kalian akan berbuat baik kepada kalian, dan jagalah diri kalian (dari zina), maka istri-istri kalian akan terjaga (dari zina).” Hadis ini diriwayatkan oleh imam Ath-Thabarani dari sahabat Ibnu Umar r.a.

Ketiga, berbakti pada orang tua termasuk jihad fi sabilillah. Pasalnya, merawat kedua orang tua, terutama ketika mereka memiliki tua, masuk ke dalam amalan yang dijanjikan oleh Allah sebagai surga tempat kembalinya. Simak hadits Nabi berikut;

عن عَبْد اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم فَاسْتَأْذَنَهُ الْجِهَادِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله

Artinya, “Dari sahabat Abdullah bin Amr bin Ash ra, seorang sahabat mendatangi Rasulullah saw lalu meminta izin untuk berjihad. Rasulullah saw bertanya, ‘Apakah kedua orang tuamu masih hidup?’

Keempat, bagi orang yang selalu mengabdi dan berbuat baik pada ibu bapaknya, maka ganjarannya adalah surga. Pasalnya, dalam Islam disebutkan bahwa surga berada di bawah kaki orang tua, terutama ibu. Nabi bersabda;

عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ جَاهِمَةَ السُّلَمِيِّ، أَنَّ جَاهِمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم، فَقَالَ إِنِّي أَرَدْتُ أَنْ أَغْزُوَ مَعَكَ وَجِئْتُ أَسْتَشِيرُكَ قَالَ هَلْ لَكَ مِنْ أُمٍّ؟ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَالْزَمْهَا، فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلِهَا

Artinya, “Dari Muawiyah bin Jahimah As-Sulami, Jahimah ra mendatangi Nabi Muhammad saw dan berkata, ‘Aku ingin menggigit bersamamu dan aku datang untuk meminta petunjukmu.’ Rasul bertanya, ‘Apakah kamu mempunyai ibu?’ ‘Ya,’ jawabnya. ‘Lazimkanlah ibumu karena surga berada di bawah telapak kaki,’” (HR An-Nasa’i, Ibnu Majah, dan Al-Hakim). (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *