Sempat Muncul Antrean, Pasokan BBM di Kalimantan Barat Kian Stabil, Ini Penyebabnya

banner 468x60

Sukoharjonews.com (Kalbar) – Layanan BBM oleh Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan di wilayah Kalimantan Barat mulai menunjukkan perbaikan. Kondisi di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya kini berangsur lebih tertata. Hal ini terjadi seiring langkah penguatan distribusi yang terus digencarkan di lapangan.

Sejumlah strategi dijalankan secara intensif. Integrated Terminal Pontianak dioperasikan penuh selama 24 jam. Pasokan juga ditingkatkan hingga 140 persen dari kondisi normal. Armada mobil tangki ditambah, begitu pula frekuensi pengiriman ke SPBU prioritas. Untuk mempercepat penyaluran, distribusi turut dikawal aparat kepolisian.

Dikutip dari KabarBUMN, Selasa (24/3/2026), Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, memastikan upaya ini dilakukan menyeluruh. Tujuannya menjaga ketersediaan BBM tetap aman dan layanan tetap optimal.

Ia menegaskan suplai terus ditambah dan didistribusikan secara maksimal. Kondisi saat ini mulai membaik. Namun, jika BBM cepat habis dan antrean kembali muncul, hal itu bisa menjadi tanda pola konsumsi yang tidak wajar. Situasi tersebut perlu ditangani bersama.

Penguatan juga dilakukan di sisi distribusi SPBU. Nozzle tambahan mulai diaktifkan disejumlah titik. Sistem pembelian diperbaiki lewat percepatan penggunaan QR Code agar lebih tepat sasaran.

Pertamina Patra Niaga juga mengevaluasi opsi penyaluran lain untuk membantu mengurai antrean di lapangan.

Menanggapi informasi terkait adanya SPBU yang tidakberoperasi dalam beberapa waktu, Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa setiap SPBU yang tidak melayani masyarakat menjadi perhatian serius dan langsung dilakukan evaluasi operasional, termasuk memastikan ketersediaan stokdan kesiapan layanan.

Pertamina juga telah mendorong SPBU untuk tetap beroperasi optimal serta melakukan pengawasan lebih ketat agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Secara umum, penyaluran BBM terus berjalan dengan realisasi yang tinggi dan ketersediaan stok dalam kondisi aman.

Namun demikian, masih terjadi konsentrasi antrean di SPBU tertentu akibat dinamika konsumsi yang tidak sepenuhnya normal, yang menyebabkan BBM yang telah disalurkan dalam jumlah besar dapat habis dalam waktu singkat.

Pertamina bersama Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum terus memperkuat koordinasi, termasuk dalam sosialisasi kepada masyarakat, serta penindakan terhadap praktik penimbunan dan aktivitas spekulan yang berpotensi mengganggu distribusi.

Setiap indikasi penyimpangan akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku untuk memastikan BBM dapat diakses secara adil oleh masyarakat.

Seiring dengan momentum akhir pekan dan libur panjang, Pertamina Patra Niaga juga memastikan ketersediaan BBM di SPBU tetap terjaga agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk ibadah, dengan tenang. Penyaluran terus dioptimalkan agar pelayanan di SPBU tetap berjalan dengan baik.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Pembelian berlebihan tidak hanya memperpanjang antrean, tetapi juga berpotensi menghambat distribusi bagi masyarakat lain. Dukungan dan kerja sama seluruh pihak sangat diperlukan agar kondisi di lapangan semakin kondusif.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, melalui email pcc135@pertamina.com, maupun media sosial resmi@pertamina135, sehingga laporan atau pertanyaan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti oleh tim terkait. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *