
Sukoharjonews.com – Program mudik gratis kembali dihadirkan Pemkab Sukoharjo tahun ini berkolaborasi dengan Pemprov Jateng. Tahun ini, Pemkab Sukoharjomenyeddiakan sembilan unit bus dengan kuota 432 orang.
“Program ini diperuntukkan khusus bagi masyarakat kurang mampu yang berasal dari Sukoharjo, seperti Asisten Rumah Tangga (ART), Pedagang Kaki Lima (PKL), buruh pabrik, buruh bangunan, ojek online, sopir angkutan umum, penyandang disabilitas, serta warga kurang mampu lainnya yang memiliki KTP Sukoharjo,” terang Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukoharjo, Toni Sri Buntoro, Rabu (18/2/2026).
Toni melanjutkan, program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran arus mudik sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
“Kami menyiapkan sembilan bus yang akan diberangkatkan dari dua lokasi, yakni Jakarta dan Bandung, tepatnya dari Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah menuju Sukoharjo. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga perantauan yang ingin pulang kampung saat Hari Raya Lebaran,” jelasnya.
Ia menambahkan, program mudik gratis ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi, di mana Pemkab Sukoharjo turut berpartisipasi dengan menyiapkan armada dan anggaran dari APBD.
Dari total sembilan bus yang disiapkan, enam unit diberangkatkan dari Jakarta dan tiga unit dari Bandung.
“Setiap bus memiliki kapasitas 50 kursi, namun dua kursi diperuntukkan bagi panitia, sehingga kuota efektif per bus sebanyak 48 orang,” terangnya.
Dengan demikian, total kuota mudik gratis tahun ini mencapai 432 orang, terdiri dari 288 orang dari Jakarta dan 144 orang dari Bandung. Untuk mendukung program ini, Pemkab Sukoharjo mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 juta per bus atau total Rp180 juta untuk pelaksanaan mudik gratis tahun 2026.
Toni menyebutkan, pada tahun 2025 lalu pihaknya hanya menyediakan delapan bus. Namun, melihat tingginya antusiasme masyarakat, tahun ini armada ditambah menjadi sembilan unit.
“Melihat banyaknya antusias masyarakat tahun 2025 kemarin, kami menambah satu bus lagi. Karena pemudik asal Sukoharjo cukup tinggi, maka kuota dan ketersediaan armada memang perlu ditambah,” tandasnya.
Pendaftaran program Mudik Gratis telah dibuka sejak 10 Februari 2026 dan akan ditutup setelah kuota terpenuhi. Sosialisasi dilakukan melalui media sosial dan jaringan koordinator di wilayah perantauan.
Calon pemudik dapat mendaftar secara online melalui WhatsApp di nomor 081611691233 (Bambang Siswanto) dan 087776260982 (Agus Prihatin).
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi antara lain berstatus KTP Sukoharjo (kelahiran atau berdomisili di Sukoharjo), tergolong masyarakat kurang mampu, serta dalam satu Kartu Keluarga (KK) maksimal mendaftarkan empat orang. Keberangkatan dijadwalkan pada 16 Maret 2026 mendatang. (nano)















Facebook Comments