
Sukoharjonews.com – Jahe memiliki banyak manfaat, dan Anda akan menyadari bahwa jahe bahkan lebih bermanfaat selama musim dingin. Cari tahu cara menambahkan jahe ke dalam diet Anda.
Jahe memiliki begitu banyak keajaiban kesehatan, itulah sebabnya disebut sebagai makanan super. Bertanya-tanya mengapa kita membicarakannya sekarang ketika suhu turun? Ternyata, batuk adalah hal yang umum terjadi selama musim dingin, dan jika Anda tidak suka menggunakan sirup batuk yang pahit, Anda selalu dapat memanaskan jahe sedikit dan memakannya.
Sebelum Anda menyadarinya, batuk Anda akan terkontrol. Jahe juga membuat Anda tetap hangat, menjadikannya bahan wajib di musim dingin. Jahe memiliki lebih banyak manfaat kesehatan, jadi, jika Anda ingin tetap hangat dan mencegah pilek dan batuk, cobalah untuk memasukkan jahe ke dalam diet Anda.
Sebelum Anda mengenakan celemek dan memutuskan untuk memasak hidangan dengan jahe, Anda harus mengetahui manfaat kesehatannya.
Dikutip dari Healthshots, Jumat (30/1/2026), Rupali Mathur, Ahli Gizi Eksekutif, Cloudnine Group of Hospitals, New Delhi, Punjabi Bagh menyampaikan tentang jahe, manfaatnya, dan cara menambahkannya ke dalam diet Anda.
Manfaat jahe yang harus Anda ketahui
1. Jahe membantu melancarkan pencernaan
Jahe mengandung gingerol, yang merupakan kandungan alami. Ini juga digunakan oleh banyak orang untuk meningkatkan pencernaan secara keseluruhan.
2. Jahe membantu melawan pilek, batuk, dan flu
Begitu musim dingin dimulai, kita sering mendengar seseorang bersin atau batuk. Itu karena risiko pilek dan flu meningkat selama musim dingin, kata Mathur. Jahe telah digunakan sebagai pengobatan alami untuk pilek dan flu sejak lama. Sari jahe segar atau potongan jahe segar dapat ditambahkan ke berbagai makanan dan minuman, sarannya.
3. Jahe membantu meredakan nyeri sendi
Jahe bersifat anti-inflamasi, yang berarti membantu mengurangi pembengkakan. Ini mungkin bermanfaat untuk mengobati gejala radang sendi. Pakar tersebut berbagi bahwa Anda mungkin mendapatkan pereda nyeri dan pembengkakan dengan mengonsumsinya setiap hari. Anda dapat meminumnya secara oral atau bahkan mengoleskannya langsung ke kulit Anda, tetapi ia mencatat bahwa itu tidak akan menghilangkan rasa sakit Anda secara langsung. Ini akan mengurangi rasa sakit Anda seiring waktu.
Cara memasukkan jahe ke dalam diet Anda
Baik itu masalah pencernaan, batuk, atau nyeri sendi, jahe tampaknya menjadi jawaban untuk semua masalah ini. Sekarang, mari kita lihat beberapa cara untuk menambahkan jahe ke dalam diet Anda.
1. Tambahkan jahe parut atau cincang halus ke dalam teh Anda
Lakukan ini setiap hari agar membantu Anda tetap hangat, tenang, dan terkendali.
2. Jahe dalam smoothie
Untuk pagi yang menyegarkan, Mathur menyarankan menambahkan jahe ke dalam smoothie Anda atau minum jus jahe. Dia mengatakan bahwa ini “akan membantu Anda membersihkan usus, dan Anda dapat memulai hari Anda dengan segar.”
3. Jahe dalam kari
Saat ini, jahe telah menjadi bahan yang sangat umum di dapur kita. Menambahkan jahe cincang halus atau parut ke dalam kari atau sayur Anda dalam rutinitas harian sudah cukup baik.
4. Selai Jahe
Kita suka menikmati selai buah campur, selai jeruk, atau selai stroberi. Tapi pernahkah Anda mencoba selai jahe? Pakar mengatakan bahwa selai jahe sebenarnya jauh lebih sehat dibandingkan makanan manis lainnya. Jadi, oleskan pada roti dan nikmati.
5. Acar Jahe
Jika Anda bisa menikmati selai jahe, mengapa tidak mencoba acar jahe juga? Sama seperti membuat acar mangga di rumah, Anda juga bisa mencincang jahe dan membuat acar.
Manfaatnya banyak, tetapi Mathur mengatakan bahwa jika Anda sedang mengonsumsi obat pengencer darah, jahe mungkin menyebabkan pengenceran darah lebih lanjut. Jadi, sebaiknya bicarakan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi jahe jika Anda mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin atau obat antiinflamasi lainnya. (nano)















Facebook Comments