Resmikan Jembatan Karangwuni-Karakan di Kecamatan Weru, Ini Pesan Bupati Sukoharjo

banner 468x60
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat meresmikan Jembatan Karangwuni-Karakan Kecamatan Weru, Rabu (21/1/2026).

Sukoharjonews.com – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani meresmikan Jembatan Karangwuni di Desa Karangwuni, Kecamatan Weru, Rabu (21/1/2026). Jembatan tersebut merupakan jembatan penghubung Desa Karangwuni dengan Desa Karakan dan dibangun tahun 2025 lalu.

Kepala Desa Karangwuni, Sri Margono, mengatakan, jembatan tersebut selesai dibangun Desember 2025 lalu. Jembatan dibangun dengan nilai kontrak Rp3,2 miliar. Pembangunan jembatan dilakukan karena jembatan lama ambles tergerus air sungai.

“Dengan selesainya pembangunan jembatan ini diharapkan memperlancar akses warga dia dua desa, yakni Karangwuni dan Karakan,” ujarnya.

Sedangkan Bupati Etik mengatakan, jembatan merupakan salah satu produk konstruksi yang sangat berjasa besar bagi perjalanan kita. Tanpa jembatan, saat melakukan perjalanan dan harus menyeberang sungai, barangkali kita mesti menempuh rute yang memutar. Dengan demikian jembatan memangkas rute perjalanan kita menjadi lebih efisien.

“Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan juga simbol dari keberhasilan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Sukoharjo yang maju dan sejahtera,” ujarnya.

Bupati melanjutkan, keberadaan jembatan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas antar desa, memperlancar distribusi hasil pertanian, mempercepat mobilitas warga, serta menunjang kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah ini.

“Pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan merupakan salah satu faktor kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

“Oleh karena itu, pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Sukoharjo sebagai daerah yang maju, berdaya saing, dan berbudaya.”

Bupati juga berpesan agar jembatan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dijaga bersama-sama agar tetap awet dan berfungsi secara maksimal dalam jangka panjang. “Mari kita tingkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap infrastruktur ini, agar keberlangsungan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang,” pesannya. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *