Cobalah Makanan Psikobiotik Ini sebagai Pengganti Es Krim untuk Mengurangi Tingkat Stres Anda!

banner 468x60
Tambahkan makanan psikobiotik dalam diet harian Anda. (Foto: Adobe Stock)

Sukoharjonews.com – Ada berbagai macam makanan untuk mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati. Tetapi pernahkah Anda mencoba makanan psikobiotik? Pelajari mengapa makanan ini juga bermanfaat.

Pernahkah Anda merasa tenang dan rileks setelah mengonsumsi es krim atau sekantong keripik saat merasa tegang? Hal ini terjadi karena beberapa makanan berpotensi meningkatkan suasana hati dan mengelola tingkat stres. Lagipula, beberapa makanan sehat kaya akan nutrisi penting yang meningkatkan kesehatan mental. Meskipun ada beberapa makanan untuk mengurangi stres, tetapi pernahkah Anda mendengar tentang makanan psikobiotik? Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa makanan psikobiotik juga baik untuk kesehatan mental.

Dikutip dari Healthshots, Selasa (20/1/2026), Deepti Lokeshappa, Konsultan Senior, Ahli Gizi, dan Dietisien, Motherhood Hospitals, Indiranagar, Bengaluru menjelaskan bagaimana makanan psikobiotik dapat membantu mengurangi stres.

Apa itu makanan psikobiotik?
Psikobiotik adalah istilah untuk penggunaan probiotik, prebiotik, dan makanan fermentasi untuk kesehatan mental. “Psikobiotik digambarkan sebagai bakteri dan ragi hidup yang, bila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, memberikan manfaat bagi kesehatan mental,” jelas Lokeshappa. Tujuannya adalah untuk membantu pengobatan berbagai kondisi kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi.

Makanan psikobiotik baik untuk mengurangi stres! Inilah alasannya
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan psikobiotik tertentu dapat mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur. Studi ini melibatkan 40 orang dewasa sehat yang secara acak ditugaskan ke kelompok yang kaya psikobiotik atau kelompok plasebo. Kelompok psikobiotik mengonsumsi suplemen harian yang mengandung Lactobacillus helveticus dan Bifidobacterium longum, sedangkan kelompok plasebo menerima suplemen non-probiotik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi suplemen psikobiotik mengalami penurunan tingkat stres yang signifikan dibandingkan dengan kelompok plasebo. Mereka juga melaporkan kualitas tidur dan fungsi kognitif yang lebih baik. Sebaliknya, kelompok plasebo tidak menunjukkan perubahan signifikan pada parameter ini.

Oleh karena itu, psikobiotik memainkan peran khusus dalam menurunkan perilaku abnormal, mengurangi emosi negatif, dan meningkatkan fungsi kognitif. Mereka juga memiliki potensi signifikan untuk mengurangi stres psikologis.

Beberapa makanan psikobiotik untuk kesehatan mental yang lebih baik
Ada sejumlah manfaat kesehatan dari mengonsumsi probiotik dan prebiotik yang melampaui sekadar menjaga kesehatan fisik. Hasil penelitian sejauh ini menjanjikan, dan diharapkan psikobiotik akan menjadi lebih penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan, termasuk kesehatan mental.

Probiotik dan makanan fermentasi cukup mirip. Meskipun demikian, probiotik tidak selalu terdapat dalam semua makanan fermentasi. Namun, sebagian besar makanan fermentasi juga merupakan makanan probiotik.

Makanan fermentasi seperti yoghurt, kefir, kimchi, keju cottage, buttermilk, dan sauerkraut, yang juga kaya akan probiotik, adalah beberapa contoh makanan yang kaya akan psikobiotik. Makanan ini mengandung kultur hidup bakteri baik yang dapat mengkolonisasi usus dan meningkatkan fungsinya. Bawang putih, bawang merah, dan asparagus adalah contoh makanan prebiotik yang dapat membantu perkembangan bakteri baik dalam usus.

Kesimpulan
Mengonsumsi makanan yang kaya akan psikobiotik dalam diet Anda dapat memberikan cara yang sehat dan efektif untuk mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur Anda. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini dan mengidentifikasi jenis dan dosis psikobiotik yang optimal untuk manfaat kesehatan mental. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *