
Sukoharjonews.com – Samsung tampaknya menarik kembali keputusannya untuk menghapus varian “Plus” dari jajaran produk unggulannya. Menurut media Korea The Elec, perusahaan tersebut telah memulai kembali pengembangan ponsel dengan kode nama “M Plus”, yang kabarnya adalah Galaxy S26+.
Dikutip dari Gizmochina, Rabu (8/10/2025), awal tahun ini, Samsung menyusun tiga proyek untuk keluarga Galaxy S26: “M1” (S26 atau S26 Pro), “M2” (S26 Edge), dan “M3” (S26 Ultra). Idenya adalah mengganti model Plus dengan versi “Edge” yang baru, dengan harapan desain yang sedikit berbeda dapat mempertahankan opsi kelas menengah antara model dasar dan Ultra.
Namun, semuanya tidak berjalan sesuai rencana. Galaxy S25 Edge, yang diluncurkan pada bulan Mei, mengalami kesulitan di pasaran. Menurut laporan tersebut, Samsung hanya memproduksi sekitar 300.000 unit S25 Edge dalam empat bulan terakhir, bahkan lebih sedikit dari 500.000 unit Galaxy S25 Plus pada periode yang sama tahun lalu.
Kinerja S25 Edge yang lemah tampaknya telah memaksa Samsung untuk mengambil tindakan. Meskipun branding Edge mungkin merupakan upaya untuk menyegarkan jajaran produk, angka yang rendah menunjukkan bahwa produk tersebut tidak menarik minat pembeli.
Bagi Samsung, meninggalkan model Plus sepenuhnya akan memberikan tekanan lebih besar pada penjualan flagship-nya, dan dengan profitabilitas yang sudah dipertaruhkan, perusahaan tampaknya memilih jalan yang lebih aman dengan menghidupkan kembali S26 Plus.
Belum jelas apakah Samsung akan melanjutkan model Edge bersama Plus, atau apakah ini merupakan kemunduran total ke formula lama. Bagaimanapun, keputusan ini menunjukkan betapa berhati-hatinya perusahaan dalam hal jajaran flagship-nya, di mana kesalahan kecil pun dapat dengan cepat terakumulasi. (nano)















Facebook Comments