
Sukoharjonews.com – Fairphone telah resmi meluncurkan Fairphone 6, ponsel pintar modular yang ditujukan bagi pengguna yang peduli terhadap keberlanjutan dan menghargai keawetan serta kemudahan perbaikan. Tetap setia pada pendahulunya, merek ini menghadirkan desain yang berfokus pada kemudahan perbaikan dengan bodi modular dan panel belakang yang dapat disesuaikan. Namun, ada hal lain yang lebih dari sekadar desain pada ponsel ini, jadi berikut ini hal-hal yang perlu Anda ketahui.
Apa yang membedakan Fairphone 6 dari yang lain?
Dikutip dari Gizmochina, Rabu (2/7/2025), berbicara tentang fitur yang paling jelas terlebih dahulu, perusahaan ini membangun Fairphone (Gen. 6) dengan bodi tahan lama yang menggunakan bahan daur ulang demi keberlanjutan. Namun, ponsel ini tetap tahan lama dengan peringkat ketahanan jatuh kelas militer, perlindungan Gorilla Glass 7i, dan peringkat IP55 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
Ponsel ini berukuran lebar 9,6 mm dan berat 193 gram. Meskipun ini menjadikannya salah satu ponsel pintar paling tebal di pasaran, ruang ini digunakan untuk desainnya yang unik.
Ia memiliki desain modular (bebas lem) yang memungkinkan pengguna mengganti 12 bagian dengan mudah. Jadi, perbaikan juga cukup mudah pada Fairphone 6. Anda juga mendapatkan pelat belakang yang dapat diganti yang memungkinkan Anda menyesuaikan bagian belakang dengan mengganti pelat belakang dengan yang lain.
Gambar resmi memperlihatkannya dengan finger loop, lanyard, casing, dan bahkan tempat kartu. Di bagian depan, ia memiliki layar LTPO OLED 6,3 inci yang relatif ringkas dengan kecepatan refresh 120Hz, resolusi FHD+, dan kecerahan puncak hingga 1400 nits. Untuk kenyamanan mata, ada dukungan untuk peredupan PWM dan DC.
Di balik kapnya, ia dilengkapi dengan Snapdragon 7s Gen 3, yang dipasangkan dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB. Pengguna bahkan dapat memperluas penyimpanan hingga 2TB melalui slot kartu microSD. Baterai berkapasitas 4.415mAh yang cukup besar memberi daya pada perangkat ini, yang mendukung pengisian cepat kabel 30W. Untuk optik, bagian belakang memiliki SoC Sony MYT700C 50MP (ToF, OIS) dan lensa sudut ultra lebar 13MP (makro, EIS, ToF). Sementara itu, bagian depan menampung kamera swafoto 32MP.
Fitur penting lainnya termasuk WiFi 6E, Bluetooth 5.4 LE, NFC, SIM ganda 5G, dan pemindai sidik jari yang dipasang di samping. Ada juga dukungan untuk asisten Gemini AI dan speaker stereo.
Ponsel ini baru saja diumumkan dengan banderol harga 599 Euro atau Rp11,3 jutaan, dan saat ini sedang dalam tahap pre-order dalam warna Cloud White, Forest Green, dan Horizon Black. Khususnya, Fairphone menjanjikan garansi 5 tahun yang mengesankan dan 7 tahun pembaruan Android utama (diluncurkan dengan Android 15) di luar kotak. Fairphone 6 tercantum di situs web resmi merek tersebut. (nano)



Facebook Comments