Tak Berkategori  

Yang Pada Antre Cetak SIM, Satlantas Sudah Terima 8.000 Material Smart SIM

banner 468x60
Antrean warga yang ingin menukarkan suket dengan SIM di Satlantas Polres Sukoharjo, Kamis (3/10).

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Sejak beberapa bulan lalu, Satlantas Polres Sukoharjo kehabisan stok material SIM. Akibatnya, selama masyarakat pencari SIM diberi surat keterangan (suket) pengganti SIM sembari menunggu stok material dikirim dari pusat. Saat ini, Satlantas telah menerima 8.000 material Smart SIM sehingga pemegang surat keterangan bisa menukarkan dengan SIM di Satlantas Sukoharjo. Saat ini, setiap hari sekitar 400-an warga yang datang untuk mendapatkan Smart SIM.



“Kami sudah menerima 8.000 material Smart SIM dan akan kami bagikan secara bertahap. Tentunya sesuai antrean selama ini. Kami bagikan secara bertahap agar tidak terjadi penumpukan antrean,” jelas Baur SIM Satlantas Polres Sukoharjo, Aiptu Joko Priyanto, Kamis (3/10).

Joko mengatakan, untuk penukaran suket dengan Smart SIM, Satlantas memberikan pelayanan dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Menurutnya, pembatasan waktu tersebut dilakukan untuk menghindari penumpukan antrean dan juga menjaga kondisi mesin pencetak SIM. Menurutnya, penukaran Smart SIM sendiri telah dibuka sejak 23 September lalu.

Untuk pemohon baru, ujar Joko, karena material sudah ada SIM langsung bisa didapatkan tanpa harus diberi suket. Hal itu untuk menghindari antrean cetak semakin panjang. Pasalnya, hingga pertengahan September lalu, jumlah antrean cetak SIM sudah mencapai 17.000 orang. Banyaknya antrean karena kekosongan material SIM sudah terjadi sejak bulan Juli lalu.

Disinggung perbedaan antara SIM biasa dan Smart SIM, Joko mengatakan, untuk Smart SIM ini memiliki beberapa keunggulan. Seperti bisa digunakan untuk prabayar untuk pembayaran e-tilang, parkir, serta e-tol. Selain itu, chip dalam Smart SIM juga akan men mencatat pelanggaran yang dilakukan pemilik SIM. Untuk pengisian saldo Smart SIM sendiri, Satlantas menggandeng BNI dimana pengisian saldo maksimal Rp2 juta.

“Kami jelaskan pada masyarakat kalau mau mengisi saldo jangan banyak-banyak. Pasalnya, jika SIM hilang maka saldo didalamnya juga ikut hilang karena harus ganti SIM baru,” tambahnya. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *