Tak Berkategori  

Manfaat Bir Pletok Khas Betawi untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

banner 468x60
Bir Pletok Khas Betawi (Foto: Pinterest)

Sukoharjonews.com – Bir pletok, minuman tradisional khas Betawi, semakin mendapat perhatian dunia, termasuk dari beberapa jurnal internasional yang menyoroti potensi manfaat kesehatannya. Walau disebut “bir,” bir pletok sama sekali tidak mengandung alkohol. Minuman ini dibuat dari berbagai rempah, seperti jahe, serai, daun pandan, dan kayu manis, yang diolah dengan cara tradisional hingga menghasilkan rasa yang hangat dan khas. Kombinasi rempah-rempah ini diyakini memberikan beragam manfaat kesehatan.

Bir pletok, minuman tradisional Betawi, semakin diakui sebagai minuman kesehatan di kancah internasional. Beberapa penelitian ilmiah mengidentifikasi komposisi herbalnya yang unik, seperti jahe, serai, secang, dan kayu manis, yang berperan dalam efek antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba.

Dikutip dari GSC Biological and Pharmaceutical Sciences, Minggu (3/11/2024), mengungkapkan bahwa bir pletok memiliki aktivitas bioaktif yang dapat meningkatkan kesehatan pencernaan, daya tahan tubuh, dan bahkan berpotensi untuk efek antikanker. Penelitian ini juga menekankan peran jahe dan serai dalam meredakan peradangan dan meningkatkan relaksasi, yang membuat minuman ini populer untuk kesehatan secara umum.

Berdasarkan studi yang diterbitkan dalam jurnal kesehatan dan nutrisi internasional, berbagai bahan dalam bir pletok memiliki potensi sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan penguat sistem imun. Salah satu bahan utamanya, jahe, telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional karena sifatnya yang dapat meredakan peradangan, meningkatkan sirkulasi darah, dan meringankan masalah pencernaan. Serai dan kayu manis juga dikenal kaya akan antioksidan, yang dapat membantu melawan radikal bebas dalam tubuh, memperlambat penuaan sel, serta mendukung kesehatan jantung.

Manfaat bir pletok dalam membantu mengatasi stres dan meningkatkan kualitas tidur. Kandungan jahe dan kayu manis yang hangat diyakini memiliki efek relaksasi, yang membuat bir pletok sering disajikan sebagai minuman santai di malam hari. Selain itu, efek anti-inflamasi dari beberapa komponen dalam bir pletok dapat membantu meredakan nyeri sendi, menjadikannya populer di kalangan lansia yang ingin menjaga kesehatan sendi tanpa efek samping obat kimia.

Perhatian yang meningkat dari kalangan ilmuwan dan masyarakat internasional terhadap bir pletok membuktikan bahwa minuman tradisional Indonesia memiliki nilai lebih di kancah global. Selain memberikan manfaat kesehatan, bir pletok juga menjadi simbol kekayaan budaya Betawi yang patut dilestarikan. Minuman ini menunjukkan bahwa tradisi lokal dapat memiliki dampak positif tidak hanya bagi kesehatan masyarakat Indonesia, tetapi juga bagi komunitas global yang semakin menghargai pengobatan alami.

Selain manfaat kesehatan, bir pletok diakui sebagai bagian dari budaya Betawi yang berharga, dikembangkan dengan mengadaptasi minuman kolonial namun tanpa alkohol, sehingga halal bagi masyarakat Muslim setempat. Dengan meningkatnya perhatian ilmiah terhadap minuman tradisional ini, bir pletok kini dianggap sebagai alternatif minuman herbal yang berpotensi bagi kesehatan global.

Untuk Anda yang tertarik mencoba atau mendalami bir pletok lebih lanjut, kini sudah banyak restoran dan toko online yang menawarkan produk ini, bahkan hingga luar negeri. Minuman ini menjadi salah satu bukti bahwa warisan budaya Nusantara layak diapresiasi dan memiliki manfaat yang bisa dirasakan secara luas. (mg-02/nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *