
Sukoharjonews.com – Taman Budaya Suryani (TBS) yang terletak di Kampung Bangunsari, Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo, resmi dibuka sejak Januari 2024. Taman budaya ini dibangun dengan tujuan utama menjadi tempat pagelaran seni an budaya yang mewadahi kreativitas masyarakat Sukoharjo dalam berbagai jenis kesenian, mulai dari musik, gamelan, tari, teater, hingga wayang kulit.
Saat ini, TBS masih dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo. TBS ini memiliki fasilitas lengkap untuk mendukung berbagai kegiatan kesenian. Terdapat pendopo pementasan, gedung teater, serta berbagai alat musik kesenian seperti gamelan dan perangkat sound system yang siap digunakan.
Salah satu agenda rutin yang selalu dinanti oleh masyarakat adalah pementasan wayang kulit yang digelar setiap malam Sabtu Legi oleh komunitas Paguyuban Wayang Kulit Sukoharjo, yang dikenal sebagai Prasojo Seniman Sukoharjo. Menariknya, semua kegiatan seni di TBS dapat dinikmati secara gratis, termasuk penyewaan gedung dan fasilitas lainnya.
Salah satu penjaga TBS, Linggar mengungkapkan antusiasme masyarakat sangat besar terhadap pementasan yang dilakukan di taman budaya ini. “Masyarakat sangat antusias setiap kali pementasan berlangsung. Mereka merasa bangga karena Taman Budaya ini mampu memberikan ruang bagi kreativitas seni lokal sekaligus melestarikan budaya tradisional,” terangnya, Kamis (26/9/2024).
Linggar juga menambahkan harapannya mengenai perkembangan seni di Sukoharjo. “Dengan adanya Taman Budaya ini, harapan ke depan semoga kesenian di daerah Sukoharjo semakin maju dan berkembang. Kami ingin tempat ini menjadi simbol pelestarian budaya tradisional yang sekaligus menjadi sarana bagi seniman muda untuk berkarya,” ungkapnya.
Sejak diresmikan, TBS telah menjadi pusat kegiatan seni masyarakat Sukoharjo. Berbagai pertunjukan rutin digelar seperti pementasan musik, gamelan, teater, wayang kulit, dan tari, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat lokal.
Dengan fasilitas yang memadai dan akses yang terbuka lebar, TBS diharapkan terus menjadi titik pusat perkembangan seni dan budaya di Sukoharjo, sekaligus menjaga kelestarian budaya tradisional yang diwariskan oleh leluhur.
“Kami sangat bersyukur karena Taman Budaya ini tidak hanya menjadi tempat pertunjukan, tetapi juga menjadi wadah edukasi budaya bagi generasi muda. Kami berharap taman ini bisa terus berkontribusi dalam memajukan seni budaya Sukoharjo,” tambah Linggar. (mg-02/nano)



Facebook Comments