
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Proyek pembangunan tiga pasar tradisional sudah dimulai. Masing-masing Pasar Carikan, Sukoharjo, Pasar Sraten, Gatak dan Pasar Ngaliyan, Tawangsari. Ketiga pasar tradisional tersebut ditargetkan selesai ak ditarget selesai akhir November atau awal Desember mendatang. Sehingga, pedagang pasar mulai bisa menempati pasar baru pada Januari 2020 mendatang.
“Saat ini pembangunan sudah dimulai. Lokasi juga sudah dipasang pagar seng sebagai penutup proyek. Pelaksanaan proyek pasar ini juga dalam pengawalan TP4D Kejari agar proyek tidak ada penyimpangan,” jelas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Sukoharjo, Sutarmo, Senin (5/8).
Dikatakan Sutarmo, selama pelaksanaan proyek, pedagang pasar menempati pasar darurat meski ada juga pedagang yang memilih tidak berjualan selama proyek berjalan. Yang jelas, dinas sudah memberikan fasilitas pasar darurat untuk pedagang. Diakui Sutarmo, khusus untuk pasar darurat ada laporan pedagang yang mengeluhkan soal keamanan barang, untuk itu dinas menempatkan petugas untuk melakukan penjagaan.
Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menangah Sukoharjo nantinya setelah proses pembangunan selesai meminta kepada semua pedagang untuk menempati pasar. Pasalnya, kondisi bangunan baik kios dan los semua dalam keadaan baik. “Setelah pasar selesai dibangun, pedagang wajib menempati kios dan los pasar agar tidak terjadi masalah lagi seperti dibeberapa pasar tradisional lain,” ujarnya.
Seperti diketahui, Pemkab Sukoharjo berkomitmen untuk melakukan revitalisasi semua pasar tradisional yang ada. Anggaran pembangunan antara lain dari pemerintah pusat, provinsi maupun APBD Sukoharjo. Untuk Pasar Carikan dibangun dengan anggaran Rp2,5 miliar, Pasar Sraten Rp1,1 miliar dan Pasar Ngaliyan dengan anggaran Rp600 juta. (erlano putra)



Facebook Comments