Tak Berkategori  

Rumor Penghentian Produksi Super Cub, Begini Penjelasan Eksekutif Honda

banner 468x60
Honda Super Cub. (Foto: Greatbiker)

Sukoharjonews.com – Rumor hangat beredar di Jepang ketika media online ramai memberitakan berakhirnya produksi Honda Super Cub di negara tersebut. Cerita ini telah tersebar luas sehingga para eksekutif senior perusahaan harus berani membantah kebenaran masalah ini.


Dikutip dari Greatbiker, Kamis (11/7/2024), ceritanya, media online di Jepang mengungkap pemberitaan bahwa Honda akan berhenti memproduksi model standar Super Cub dan beralih mengembangkan model standar baru. Ini merupakan rilis berita yang tidak memiliki asal muasal dan telah menimbulkan kesalahpahaman di kalangan konsumen secara besar-besaran.

Satu-satunya alasan yang menghubungkan cerita ini dengan keseluruhan cerita adalah bahwa Super Cub 50cc sebenarnya akan dihentikan produksinya karena standar emisi yang lebih ketat. Sebaliknya, model 110 dan 125cc saat ini berhasil melewati standar emisi tanpa banyak kesulitan.

Honda Super Cub. (Foto: Greatbiker)

Hal ini mendorong Minoru Kato, kepala divisi kendaraan roda dua dan produk powertrain Honda, keluar dan mengklarifikasi fakta. Ia mengatakan dalam sebuah wawancara, “Kami sedang mempersiapkan model yang sesuai dengan hukum sebagai ‘sepeda motor standar baru dengan ukuran mesin kurang dari 125 cc atau tenaga kurang dari 4 tenaga kuda (kW).”


“Untuk skuter Super Cub dan 50cc, sepeda motor standar baru ini merupakan kerangka baru yang memungkinkan mereka yang memiliki SIM sepeda motor untuk mengendarai kendaraan di bawah 125cc, dibandingkan kendaraan 50cc yang akan sulit dilewati karena peraturan emisi yang mulai berlaku pada tahun ini. November 2025. Dan tentunya Super Cub dan skutik 50cc akan berhenti diproduksi. Itu semua benar.”

Izinkan saya menjelaskan sedikit tentang apa yang dikatakan Tuan Minoru Kato dalam sebuah wawancara. Singkatnya, Honda sedang mengembangkan model baru yang bertujuan untuk menggunakan ukuran mesin lebih rendah dari 125cc dan menghasilkan kurang dari 4 tenaga kuda (kw) untuk menggantikan skuter Super Cub dan 50cc yang sudah ada.


Karena standar emisi yang akan diterapkan akhir tahun depan, mesin 50cc milik perusahaan tidak memenuhi kriteria. Meski model barunya tidak berkapasitas 50cc yang memenuhi regulasi jenis lisensi di Jepang, namun perusahaan berniat mengembangkan mesin yang memenuhi kriteria lisensi entry-level, yakni dibatasi hingga 4 tenaga kuda (kw), yaitu setara dengan 5,4 tenaga kuda (PS).

Sedangkan untuk Super Cub 110 dan 125 tidak ada masalah dan masih diproduksi dan dikembangkan. Mereka masih menjadi model standar untuk lisensi kelas dua di Jepang. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *