Tak Berkategori  

Kunci Pintu Cerdas di China ini Menggunakan Teknologi Vena untuk Otentikasi Biometrik

banner 468x60
S6 Max-H Dual-Camera Smart Door Lock. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Kunci Pintu Cerdas Kamera Ganda S6 Max-H baru-baru ini mulai dijual di China dan menggunakan teknologi pengenalan pembuluh darah canggih untuk melindungi rumah dan bisnis Anda.


Dikutip dari Gizmochina, Sabtu (6/4/2024), inti dari S6 Max-H terletak pada teknologi pengenalan vena yang revolusioner, yaitu metode otentikasi biometrik yang menganalisis pola pembuluh darah di bawah permukaan kulit. Dengan memanfaatkan kamera ganda dan cahaya terstruktur 3D, S6 Max-H secara efektif merekam dan memproses pola-pola ini, memungkinkan otentikasi yang cepat dan akurat dalam sepersekian detik.

Tidak seperti metode konvensional seperti pemindai sidik jari, pengenalan vena sangat andal dan hampir tidak mungkin dipalsukan atau dipalsukan, menjadikannya pilihan ideal untuk keamanan.

S6 Max-H Dual-Camera Smart Door Lock menawarkan sembilan metode pembukaan pintu, termasuk membuka kunci dengan wajah, membuka kunci dengan kata sandi, dan membuka kunci melalui Bluetooth, memastikan fleksibilitas dan kenyamanan bagi pengguna. Dilengkapi dengan layar internal 4,7 inci dan ditenagai oleh baterai kuat 5000 mAh, perangkat ini membantu Anda menjaga rumah Anda tetap aman dan terlindungi.


Bagaimana cara kerja Teknologi Pengenalan Vena?
Teknologi pengenalan vena menangkap cahaya inframerah yang diserap oleh hemoglobin dalam pembuluh darah, menciptakan pola berbeda yang unik pada setiap individu. Pembuluh darah menyerap lebih banyak cahaya inframerah, sehingga menghasilkan pola gambar yang lebih gelap. Perbedaan warna ini membantu sistem membuat referensi biometrik yang tepat untuk identifikasi yang akurat.

Teknologi pengenalan vena telah hadir sejak lama, dengan China dan Jepang sebagai yang terdepan dalam membuatnya dapat diakses oleh konsumen sehari-hari. Teknologi ini dapat ditelusuri kembali ke tahun 1980an, dipelopori oleh Joe Rice, dan telah dikembangkan secara komersial oleh Hitachi sejak tahun 1997.

Teknologi ini pertama kali digunakan oleh organisasi seperti lembaga keuangan Jepang dan mendapatkan popularitas karena keandalannya.


Teknologi pengenalan vena telah digunakan di China selama bertahun-tahun dan memainkan peran penting dalam pasar AI dan robotika. Ini banyak digunakan dalam kontrol akses, penjual otonom, dan transportasi umum. Misalnya, Bus Panda DeepBlue memungkinkan naik pesawat tanpa tiket melalui pemindaian telapak tangan.

Saat ini, uji coba pengenalan urat telapak tangan sedang dilakukan untuk pembayaran metro di kota-kota seperti Shanghai. Tencent juga telah bergabung dalam sektor ini dengan memperkenalkan pembayaran telapak tangan di jalur ekspres bandara Beijing yang menawarkan alternatif kepada pengguna WeChat selain pengenalan wajah. Semua kemajuan ini menandakan lompatan dalam sistem pembayaran biometrik dalam jaringan transportasi China.

Dengan dukungan pemerintah yang kuat dan visi penerapan praktis, perusahaan-perusahaan China memimpin upaya mewujudkan potensi teknologi identifikasi pembuluh darah. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *