
Sukoharjonews.com – Berfungsi sebagai penambah rasa untuk hidangan hambar, asupan garam sangat penting untuk menjaga keseimbangan elektrolit, memfasilitasi transmisi impuls saraf, mengatur tekanan darah, dan banyak lagi. Namun konsumsi natrium yang berlebihan dapat terjadi secara tidak sengaja sehingga menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Dikutip dari The Statesman, pada Kamis (4/4/2024), asupan garam yang berlebihan telah dikaitkan dengan masalah jantung koroner, peningkatan tekanan darah, dan komplikasi kesehatan lainnya. Para ahli merekomendasikan untuk membatasi asupan natrium harian hingga di bawah 2.300 mg untuk menjaga kesehatan optimal. Berikut adalah beberapa indikator yang menunjukkan bahwa asupan garam Anda mungkin lebih tinggi:
1. Sesak di Perut:
Mengalami rasa sesak atau kembung pada perut dapat menjadi indikasi konsumsi garam yang berlebihan, karena garam meningkatkan retensi air, menyebabkan penumpukan cairan dan pembengkakan perut. Meskipun kembung mungkin menandakan masalah kesehatan mendasar lainnya, tetap penting untuk tetap waspada.
2. Bengkak:
Pembengkakan atau bengkak yang terlihat di wajah, tangan, tungkai, dan kaki mungkin menandakan peningkatan asupan garam, karena garam berkontribusi terhadap retensi cairan di seluruh tubuh.
3. Rasa Haus yang Terus Menerus:
Rasa haus yang intens, terutama setelah mengonsumsi makanan asin atau gorengan seperti masakan Cina, sering kali dikaitkan dengan kandungan garam yang tinggi. Asupan garam yang berlebihan menyebabkan retensi air, mengakibatkan dehidrasi dan rasa haus yang terus-menerus. Meskipun meningkatkan asupan cairan dapat meringankan gejala untuk sementara, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan jika rasa haus terus berlanjut.
4. Sakit Kepala Berulang:
Asupan garam yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah sehingga memicu sakit kepala. Selain itu, dehidrasi akibat garam dapat memperburuk gejala sakit kepala. Tetap terhidrasi dengan cukup dapat membantu membuang kelebihan natrium dari tubuh.
5. Kunjungan Kamar Mandi yang Sering:
Meningkatnya rasa haus dan sering buang air kecil seringkali sejalan dengan asupan yang tinggi. Saat tubuh berusaha membuang kelebihan natrium, tubuh akan lebih sering pergi ke kamar mandi. Jika Anda merasa haus terus-menerus dan sering ke kamar mandi, mungkin ada baiknya Anda menilai kembali asupan garam Anda.
Untuk mengelola asupan garam secara efektif, pilihlah produk segar dibandingkan alternatif yang diawetkan dengan garam, kurangi penggunaan garam, dan prioritaskan pembacaan label bahan untuk mengukur kandungan garam dalam produk yang dibeli.(cita septa)



Facebook Comments