Tak Berkategori  

Mengapa Perut Kembung Saat Puasa?

banner 468x60
Alasan perut kembung saat puasa. (Foto:Grid)

Sukoharjonews.com – Puasa adalah keadaan di mana seseorang tidak makan maupun minum, mulai dari berakhirnya sahur hingga waktu berbuka, yang mana hal ini dapat berlangsung hingga belasan jam. Akibatnya, selama periode tersebut, perut menjadi kosong. Hal inilah yang dapat menyebabkan naiknya asam lambung saat puasa.


Asam lambung naik adalah kondisi yang terjadi ketika asam lambung naik dari lambung ke esofagus (kerongkongan). Salah satu fungsi makanan adalah untuk menetralisir tingkat keasaman (pH) dalam perut karena produksi asam lambung. Perut yang tidak terisi, pola makan tidak teratur, atau bahkan makan terlalu kenyang dapat menyebabkan asam lambung semakin naik hingga mencapai esofagus atau kerongkongan.

Dikutip dari Mother and Beyond, pada Rabu (20/3/2024), inilah penyebab perut kembung saat puasa:

1. Mengonsumsi Buah yang Mengandung Gas
Beberapa jenis buah mengandung serat yang tinggi, fruktosa dan sorbitol (zat yang menyebabkan gas berlebih). Buah-buahan tersebut adalah apel, nangka, durian, nanas, pir, dan persik. Meski begitu, buah-buahan ini memiliki banyak manfaat baik pula bagi tubuh. Jika Anda ingin mengonsumsi buah-buahan tersebut, pikirkan waktu dan konsumsilah dalam jumlah yang tidak berlebihan, apalagi di saat bulan puasa.

2. Mengonsumsi Sayuran Kubis
Sayur-sayuran jenis kubis seperti brokoli, kubis, dan kol termasuk jenis sayuran yang bisa menyebabkan perut kembung. Hal ini dikarenakan sayuran tersebut mengandung raffinose, yakni zat gula yang harus difermentasi oleh bakteri di usus karena sulit dicerna. Sayuran tersebut memang punya banyak manfaat, namun pemilik gangguan salurannya tidak boleh terlalu banyak mengonsumsinya saat puasa.


3. Mengonsumsi Kacang-kacangan
Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, kacang-kacangan terutama kacang kering dan kacang serat tinggi bisa menghasilkan gas berlebih. Meski begitu, Anda tetap bisa mengonsumsi kacang-kacangan. Asal dalam porsi kecil dan tidak terlalu sering. Para ahli merekomendasikan agar konsumsi serat (termasuk kacang) dibarengi dengan minum air putih secukupnya, karena serat bisa menyerap udara.

4. Minum Olahan Susu
Susu dan olahannya memang memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Namun, tidak semua orang bisa mencerna laktosa dengan baik. Kondisi ini disebut intoleransi laktosa, yakni kondisi yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh dalam menghasilkan enzim laktase.

Akibatnya, laktosa tidak akan bisa dicerna secara optimal dan menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung. Namun, perlu ditekankan bahwa tidak semua orang bisa mengalami efek kembung saat minum susu.


5. Minum Soda
Sudah umum diketahui bahwa soda memang kurang baik untuk dikonsumsi. Bukan ketika berpuasa saja, ketika tidak sedang berpuasa pun soda kurang baik dikonsumsi apalagi dalam jumlah yang berlebihan. Pasalnya, minuman ini mengandung banyak karbondisoksida yang bisa membuat perut kembung dan tidak nyaman.(cita septa)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *