
Sukoharjonews.com – Saat Geneva Motor Show dibuka, jelas bahwa acara tersebut kali ini kehilangan banyak raksasa otomotif global. Namun, ini adalah panggung sempurna bagi Denza, merek yang lahir dari kolaborasi antara BYD Tiongkok dan Mercedes Jerman, untuk memasuki pasar Eropa dengan minivan D9.
Dikutip dari Gizmochina, Kamis (29/2/2024), sejak didirikan pada tahun 2010, Denza telah berevolusi, dengan Mercedes mengurangi kepemilikannya menjadi 10% pada tahun 2021. Langkah ini tidak menyurutkan ambisi Denza, sebagaimana dibuktikan dengan peluncuran D9, sebuah model yang menjanjikan untuk mendefinisikan kembali kemewahan dalam minivan.
D9 bukanlah pendatang baru di dunia otomotif, karena telah membuat gebrakan di Tiongkok sejak tahun 2022. Konsumen Eropa dapat menantikan kendaraan yang tidak mengurangi kemewahan atau keserbagunaan, tersedia dalam versi plug-in hybrid atau full-back. kendaraan listrik (EV).
Desainnya, menampilkan siluet kotak dan pintu geser besar, memaksimalkan ruang interior tanpa mengorbankan gaya. Interiornya adalah tempat D9 benar-benar bersinar, dengan finishing kulit, tempat duduk yang dapat disesuaikan dengan fitur mewah seperti ventilasi dan pijat, serta teknologi inovatif untuk pengemudi dan penumpang.
Strategi Denza jelas: menawarkan alternatif mewah dari SUV pada umumnya tanpa mengorbankan ruang atau kenyamanan. Spesifikasi D9, meski masih dirahasiakan di Eropa, menunjukkan performa dan jangkauan yang mengesankan, terutama pada varian listriknya. Dengan pilihan penggerak roda depan dan semua roda, D9 serbaguna sekaligus mewah.
Meskipun Geneva Motor Show juga menampilkan pengenalan SUV listrik N7, fokus Denza pada D9 menyoroti komitmennya untuk menawarkan kendaraan keluarga kelas atas dan ramah lingkungan.
Dengan rencana untuk memasuki pasar Eropa pada akhir tahun, Denza siap untuk menantang produsen mobil mewah tradisional, namun hanya waktu yang akan membuktikan apakah tantangan perusahaan ini akan teruji oleh waktu, dan juga persaingan. (nano)



Facebook Comments