8 Manfaat Kesehatan Jagung yang Menjadikannya Makanan Super dan Patut Dicoba!

Jagung menawarkan banyak manfaat kesehatan jika dikonsumsi dengan benar. (Foto: Adobe Stock)

Sukoharjonews.com – Jagung adalah jajanan kaki lima yang populer, yang tidak hanya lezat tetapi juga menyehatkan. Berikut beberapa manfaat mengonsumsi jagung.

Selain sangat lezat dan bahkan sedikit manis, manfaat jagung sangat besar. Jajanan kaki lima yang populer ini merupakan camilan lezat yang mengenyangkan dan menyehatkan. Jagung kaya akan serat, karbohidrat, dan protein. Jagung juga mengandung vitamin A, B, dan C, serta mineral penting seperti magnesium, fosfor, dan kalium.

Dikutip dari Healthshots, Minggu (24/8/2025), jagung dapat menjadi tambahan yang bagus untuk sup, salad, dan tumisan; dan membantu memberi kita tambahan energi instan. Jagung juga memiliki khasiat melawan kanker dan membantu melancarkan pencernaan. Namun, konsumsi jagung yang berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan, dan oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam mengonsumsinya. Baca terus untuk mempelajari lebih lanjut tentang nilai gizi jagung, manfaat mengonsumsi jagung, dan cara mengonsumsinya yang benar.

Apa itu jagung?
Jagung atau Zea mays adalah tanaman serealia yang termasuk dalam famili rumput-rumputan Poaceae, dan menghasilkan biji-bijian yang dapat dimakan. “Jagung merupakan makanan pokok di banyak budaya di seluruh dunia dan umumnya dikonsumsi dalam berbagai bentuk seperti jagung goreng, jagung rebus, tepung jagung, tepung jagung, dan sirup jagung,” kata Ahli Gizi Veena V.

Jagung kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Menurut Annals of New York Academy of Sciences, jagung berasal dari Meksiko, 7000 tahun yang lalu. Jagung ditemukan di rerumputan liar dan kemudian diubah menjadi sumber makanan yang baik oleh penduduk asli Amerika. Dengan kepadatan energi 365 kkal/100 g, jagung ditemukan di seluruh dunia, terutama di Amerika Serikat, China, dan Brasil.

Nilai gizi jagung
Apakah jagung baik untuk Anda? Ya, Departemen Pertanian AS memberikan nilai gizi jagung untuk 3,5 ons (100 gram) jagung kuning rebus.

– Kalori: 96 kkal
– Protein: 3,4 gram
– Karbohidrat: 21 gram
– Serat: 2,4 gram
– Lemak: 1,5 gram

Jagung kaya akan karbohidrat, serat, vitamin (seperti vitamin C dan folat), serta mineral penting, termasuk seng, magnesium, tembaga, besi, dan mangan. “Jagung terutama terdiri dari serat tidak larut, sehingga dicerna dengan lambat. Dengan demikian, salah satu manfaat kesehatan terbesar jagung adalah tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang tidak sehat, yang menjadikannya makanan dengan indeks glikemik rendah,” jelas Veena.

Apa itu minyak jagung?
Digunakan untuk memasak, minyak jagung adalah bentuk minyak sayur olahan. Minyak ini khususnya digunakan untuk menggoreng. Jagung menjalani proses pemurnian untuk mendapatkan minyak jagung. Meskipun kaya akan vitamin E, selama proses ekstraksi minyak ini dari jagung, banyak vitamin dan mineral yang hilang. Jagung juga digunakan sebagai pelumas dan pembersih industri.

Vitamin dan mineral
Ingin tahu apakah jagung sehat? Ya, jagung memang memiliki beragam vitamin dan mineral, namun jumlah vitamin dan mineral yang terkandung bergantung pada jenis jagung yang kita bicarakan.

1. Popcorn
Popcorn adalah salah satu camilan paling populer, terutama saat menonton film. Popcorn juga mengandung banyak vitamin dan mineral. Popcorn mengandung mangan, namun, mungkin tidak diserap dengan baik dari jagung. Selain itu, fosfor dalam popcorn membantu pertumbuhan serta pemeliharaan jaringan. Popcorn juga mengandung magnesium, seng, dan tembaga.

2. Jagung manis
Jagung manis mengandung asam pantotenat atau vitamin B5, asam folat, vitamin B6, dan niasin. Selain itu, kalium juga ditemukan dalam jagung manis. Namun, popcorn memiliki kandungan mineral yang lebih tinggi dibandingkan jagung manis.

Apa manfaat kesehatan jagung?
Jagung merupakan sumber nutrisi penting yang baik seperti serat, vitamin, dan mineral, yang berkontribusi terhadap kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan, kata ahli gizi Ekta Singhwal.

1. Jagung dapat meningkatkan kesehatan pencernaan
Serat dalam jagung membantu pencernaan dan melancarkan buang air besar. Serat ini juga dapat membantu mencegah sembelit. Sebuah studi yang diterbitkan di JAMA menyatakan bahwa konsumsi kacang-kacangan, jagung, dan popcorn mengurangi risiko divertikulitis, suatu kondisi di mana kantong-kantong makanan menggembung di saluran pencernaan.

2. Jagung meningkatkan kesehatan jantung
Jagung mengandung antioksidan dan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Jagung mengandung senyawa seperti folat, kalium, dan sterol tumbuhan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Folat membantu menurunkan kadar homosistein, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung. Kalium membantu mengatur tekanan darah, sementara sterol tumbuhan membantu menurunkan kadar kolesterol, menurut American Heart Association. Jagung kaya akan serat, dan menurut Academy of Nutrition and Dietetics, mengonsumsi 25 gram serat dalam sehari, bagi wanita, dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

3. Mengonsumsi jagung dapat memberi Anda tambahan energi
Karbohidrat yang terkandung dalam jagung memberikan tambahan energi yang cepat. Jadi, ini menjadikannya pilihan yang tepat bagi orang yang aktif. Jagung mengandung karbohidrat yang dengan cepat memberi energi pada tubuh Anda. Karbohidrat dalam jagung dipecah menjadi glukosa, yang digunakan oleh sel untuk produksi energi, mendukung vitalitas dan stamina secara keseluruhan.

4. Meningkatkan kesehatan mata
Jagung merupakan sumber karotenoid yang baik, termasuk lutein dan zeaxanthin, yang bermanfaat bagi kesehatan mata. Senyawa-senyawa ini membantu melindungi mata dari degenerasi makula terkait usia dan katarak dengan menyaring cahaya biru berbahaya dan mengurangi kerusakan oksidatif pada retina. Studi yang dipublikasikan di JAMA ini mengamati bahwa partisipan yang mengonsumsi karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin dilaporkan memiliki risiko 43% lebih rendah terkena AMD atau degenerasi makula terkait usia, suatu penyakit mata.

5. Membantu mengelola berat badan
Kandungan serat dalam jagung meningkatkan rasa kenyang, menjadikannya camilan sehat. Hal ini membantu mengelola berat badan dengan mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Jagung relatif rendah kalori dan lemak, sehingga cocok untuk ditambahkan ke dalam diet pengelolaan berat badan. Kandungan seratnya meningkatkan rasa kenyang, membantu mengendalikan nafsu makan dan mencegah makan berlebihan. Sebuah studi pada tikus, yang dipublikasikan di Nutrition Research and Practice, mengamati bahwa kelompok tikus yang menerima rambut jagung tinggi lemak selama 8 minggu memiliki berat badan yang jauh lebih rendah.

6. Jagung dapat meningkatkan kesehatan kulit
Karena jagung merupakan sumber antioksidan dan vitamin, jagung membantu menjaga kesehatan kulit. Berpotensi mencegah tanda-tanda penuaan. Studi ini, yang diterbitkan dalam jurnal Molecules, mengevaluasi efek ekstrak rambut jagung terhadap produksi melanin. Terlihat bahwa pigmentasi kulit berkurang secara signifikan.

7. Jagung memberikan dukungan kekebalan tubuh
Vitamin seperti vitamin C dalam jagung berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh, kata Singhwal. Ini membantu tubuh melawan penyakit. Jagung juga menurunkan risiko terkena penyakit kronis, menurut studi ini, yang diterbitkan dalam jurnal Food Science and Human Wellness.

8. Mengurangi risiko anemia
Jagung mengandung zat besi, yang penting untuk mencegah anemia defisiensi besi. Zat besi ini sangat penting bagi orang dengan kadar zat besi rendah. Sebuah studi dalam The American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa suplementasi prenatal dengan campuran jagung dan kedelai dapat membantu mencegah anemia pada ibu.

Bagaimana cara memasak dan menggunakan jagung?
Untuk memasak jagung, Anda bisa merebusnya selama 3-5 menit atau memanggangnya selama sekitar 10-15 menit hingga empuk. Setelah matang, Anda dapat menikmatinya langsung, memotong bijinya untuk salad atau salsa, atau memasukkannya ke dalam berbagai resep seperti casserole atau taco, roti gulung, atau bahkan dalam kari.

Bagaimana cara paling sehat untuk mengonsumsi jagung?
Ada banyak cara untuk menikmati jagung, baik jagung bakar maupun jagung kukus. Namun, ada beberapa hal yang perlu diingat sebelum mengonsumsi jagung.

1. Hindari jagung olahan
Jagung juga tersedia dalam kemasan kaleng yang mewah, tetapi lebih sehat memilih biji jagung utuh daripada produk jagung olahan.

2. Pilih cara memasak yang tepat
Anda bisa mengukus, memanggang, membakar, atau merebus jagung, dan rasanya tetap lezat. Namun, jangan menggoreng jagung karena akan sulit mempertahankan nutrisinya.

3. Bumbu sehat
Saat Anda mampir ke penjual dan meminta tambahan mentega, bubuk cabai, atau garam, perhatikan kesehatan Anda. Mentega dan garam yang berlebihan tidak baik untuk berat badan dan kesehatan jantung Anda. Cobalah membumbuinya dengan herba dan rempah-rempah.

Apakah ada efek samping mengonsumsi jagung?
Anda sebaiknya menikmati jagung sebagai bagian dari diet seimbang dan mengonsumsinya dalam jumlah sedang, saran Singhwal. Anda juga perlu mempertimbangkan kebutuhan diet dan kondisi kesehatan masing-masing individu. Jika Anda makan jagung terlalu banyak, Anda mungkin mengalami beberapa efek samping.

1. Lonjakan gula darah
Karena jagung mengandung banyak pati, kadar gula darah Anda dapat meningkat. Jadi, penderita diabetes perlu lebih berhati-hati dan mengurangi konsumsi jagung.

2. Kembung
Serat baik untuk kesehatan usus Anda, tetapi terlalu banyak dapat menyebabkan kembung atau gas. Hal ini dapat menyebabkan masalah ini karena tubuh Anda tidak dapat mencerna serat sepenuhnya.

3. Kelebihan kalori
Terlalu banyak jagung dapat menyebabkan asupan kalori berlebih. Mengonsumsi terlalu banyak kalori adalah kabar buruk bagi mereka yang sedang dalam perjalanan menurunkan berat badan.

4. Alergi
Mungkin ada kasus alergi jagung yang jarang terjadi, kata Singhwal. Alergi ini dapat menyebabkan reaksi yang merugikan seperti benjolan merah dan gatal pada kulit, muntah, diare, atau pilek. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar